ANALISIS DEKONSTRUKSI MAKNA KONFLIK MELALUI HUMOR DALAM AKUN INSTAGRAM NU GARIS LUCU

Alfi Rohmatul Hidayah, 071411531027 (2017) ANALISIS DEKONSTRUKSI MAKNA KONFLIK MELALUI HUMOR DALAM AKUN INSTAGRAM NU GARIS LUCU. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.K.04 18 Hid a.pdf

Download (35kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.K.04 18 Hid a.pdf
Restricted to Registered users only until 12 March 2021.

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.K.04 18 Hid a.pdf

Download (292kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis dekonstruksi makna konflik yang terdapat dalam akun instagram NU Garis Lucu. Rumusan masalah yang menjadi pertanyaan penelitian adalah bagaimana dekonstruksi makna konflik diartikulasikan dalam akun instagram NU Garis Lucu. Dengan latar belakang fenomena hadirnya kritik terhadap ormas Islam Nahdhatul Ulama, dan munculnya akun Instagram NU Garis Lucu yang notabene menyampaikan sindiran satire melalui media humor. Peneliti mengidentifikasi upaya dekonstruksi makna konflik yang terdapat dalam akun instagram NU Garis Lucu, bagaimana peran humor, dan meninjau kompleksitas makna yang hadir dan membentuk pemahaman alternatif baru dalam memaknai konflik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis teksual milik Thwaites yang menghadirkan kompleksitas makna dalam bentuk makna konotasi, denotasi, dan hadirnya mitos yang melingkupi sebuah tanda. Serta menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian eksploratif. Tinjauan pustaka yang digunakan adalah Analisis Teks Menurut Tony Thwaites, Bahasa Sebagai Objek Dekonstruksi, Teori Konflik dalam Paradigma Ilmu Sosial, serta New Media dan Perkembangan Pola Komunikasi. Bedasarkan hasil dari analisis dekonstruksi peneliti terhadap beberapa unggahan gambar yang telah dipilih, mengindikasikan adanya dekonstruksi makna konflik yang dimunculkan melalui humor. Yakni konflik bukan lagi dipandang sebagai hasil dari pertentangan kelas, ras, dan kelompok lainnya (untuk menarik manfaat tertentu), tetapi lebih merujuk pada ketidakpahaman diri sendiri terhadap apa yang telah terjadi. Manusia pun dipandang sebagai subjek yang memiliki kemampuan untuk bertindak, mengubah situasi dan memunculkan solusi melalui tindakan yang didapat melalui pemahaman yang kompleks terhadap konflik tersebut. Kemudian peran humor dipandang sebagai penghancur kebenaran biner yang mendukung proses dekonstruksi agar teks mampu bereproduksi dari setiap waktu, tempat dan konteks yang akan selalu berubah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.K.04/18 Hid a
Uncontrolled Keywords: Dekonstruksi, Konflik, Humor, Satire, Instagram
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations > JZ6385-6405 The armed conflict. War and order
P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87-96 Communication. Mass media
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi
Creators:
CreatorsEmail
Alfi Rohmatul Hidayah, 071411531027UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNisa Kurnia Illahiati, S.Sos., M.Med.Kom.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 11 Mar 2018 19:16
Last Modified: 11 Mar 2018 19:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70579
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item