PERBANDINGAN EFEKTIFITAS DAN KEAMANAN TERAPI PREDNISON DOSIS TUNGGAL DENGAN PREDNISON DOSIS TERBAGI PADA SINDROM NEFROTIK SENSITIF STEROID DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA

Taufiqurrachman Soekardi, 0111801116 (2017) PERBANDINGAN EFEKTIFITAS DAN KEAMANAN TERAPI PREDNISON DOSIS TUNGGAL DENGAN PREDNISON DOSIS TERBAGI PADA SINDROM NEFROTIK SENSITIF STEROID DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
PPDS.IKA. 04-18 Soe p Abstrak.pdf

Download (184kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
PPDS.IKA. 04-18 Soe p.pdf
Restricted to Registered users only until 16 March 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Sindrom nefrotik (SN) merupakan penyakit ginjal yang sering ditemukan pada anak dan prednison merupakan terapi utama. Terapi SN dengan dosis terbagi, sering menyebabkan penderita minum obat tidak teratur dan mengurangi kepatuhan sehingga mempengaruhi efektifitas, dan rawan menyebabkan efek samping. Pemberian prednison dosis tunggal banyak digunakan, tetapi efektifitas, keamanan, dan kepatuhannya belum diketahui. Tujuan : Untuk menganalisis efektifitas, keamanan, dan kepatuhan terapi prednison dosis tunggal dibandingkan dengan dosis terbagi Metode : Randomized Clinical Trial, pada anak dengan SN serangan pertama yang dirawat di Instalasi Rawat Inap Anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya, dari Maret 2016 s.d September 2017. Sampel terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok SN terapi prednison dosis tunggal (O1) dan kelompok terapi prednison dosis terbagi (O2). Pengambilan sampel secara consecutive sampling. Variabel penelitian adalah remisi, relaps, efek samping (hipertensi, penurunan Growth Velocity, kejadian infeksi, sindrom cushing, katarak, psikosis toksik), dan kepatuhan pengobatan prednison. Uji statistik yang dipakai adalah uji T 2 sampel dependen/independen, Fisher’s exact test dan Chi square. Hasil : Total 14 sampel dari 2 kelompok, 9 (64,3%) laki-laki dan 5 (35,7%) perempuan. Rerata hari terjadinya remisi kelompok O1 = 3,29 hari, kelompok O2 = 3,71 hari, p>0,05. Tidak terdapat perbedaan bermakna terjadinya relaps, efek samping, dan kepatuhan pengobatan pada kedua kelompok, p>0,05. Kesimpulan : Efektifitas, keamanan, dan kepatuhan pengobatan pada pemberian prednison dosis tunggal dengan dosis terbagi adalah sama

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IKA. 04-18 Soe p
Uncontrolled Keywords: Sindrom nefrotik, dosis tunggal, efektifitas, keamanan, kepatuhan
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Anak
Creators:
CreatorsEmail
Taufiqurrachman Soekardi, 0111801116UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorM. Sjaifullah Noer, Prof., dr. Sp.A(K)UNSPECIFIED
ContributorNinik Asmaningsih S, Dr., dr. Sp.A(K), MM.Paed.UNSPECIFIED
ContributorAzimatul Karimah, dr. Sp.KJ (K)UNSPECIFIED
ContributorRozalina Loebis, dr. Sp.M(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 15 Mar 2018 20:27
Last Modified: 15 Mar 2018 20:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70898
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item