REKOMENDASI UPAYA PENINGKATAN KINERJA BERDASARKAN PROFIL BUDAYA ORGANISASI PADA UNIT PELAYANAN MENURUT TEORI COMPETING VALUE FRAMEWORK DI RUMAH SAKIT (Studi Pada Rumah Sakit Islam Mabarrot NU di Kota Gresik)

HARY ISKANDAR, 101314453026 (2018) REKOMENDASI UPAYA PENINGKATAN KINERJA BERDASARKAN PROFIL BUDAYA ORGANISASI PADA UNIT PELAYANAN MENURUT TEORI COMPETING VALUE FRAMEWORK DI RUMAH SAKIT (Studi Pada Rumah Sakit Islam Mabarrot NU di Kota Gresik). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (96kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 16 March 2021.

Download (1MB)

Abstract

Perilaku karyawan yang terjadi di dalam suatu organisasi harus diarahkan kepada pencapaian tujuan organisasi. Jika karyawan sudah memiliki budaya organisasi yang “positif”, karyawan akan bekerja dengan baik tanpa pengawasan sekalipun, karyawan juga akan merasa bahwa keberhasilan organisasi adalah keberhasilan dirinya sehingga memunculkan motivasi kerja yang sangat tinggi untuk berhasil. Kondisi ini akan meningkatkan kinerja organisasi. Dilingkungan RSI Mabarrot NU Gresik, masih ada kinerja unit pelayanan yang belum memenuhi indikator SPMRS (terpenuhi antara 37,5% sampai 75% dari yang seharusnya 100% terpenuhi) berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129 Tahun 2008. Analisis profil budaya organisasi berdasarkan teori “Competing Value Framework” dilakukan untuk membuat gambaran tentang profil budaya unit pelayanan sebagai acuan rekomendasi peningkatan kinerja unit pelayanan sehingga diharapkan dapat memenuhi SPMRS 100%. Hasil penelitian ini adalah didapatkan 4 unit memiliki tipe budaya yang “sesuai” antara tipe budaya saat ini dengan tipe budaya yang diharapkan (administrasi dan manajemen, IGD, OK dan rawat inap) dan didapatkan 3 unit memiliki tipe budaya yang “tidak sesuai” antara tipe budaya saat ini dengan tipe budaya yang diharapkan (farmasi, KIA dan laboratorium). Semua kekuatan budaya organisasi dari 7 unit pelayanan yang diteliti adalah tidak kuat dan semua kesenjangan budaya dari 7 unit pelayanan yang diteliti adalah tidak ada kesenjangan (tidak bermakna). Rekomendasi dari penelitian ini adalah (1) Mengkondisikan lingkungan kerja pada unit pelayanan sesuai karakteristik tipe budaya organisasinya. (2) Meningkatkan kekuatan budaya organisasi unit pelayanan agar terjadi homogenitas perilaku dalam rangka mencapai tujuan organisasi pada unit pelayanan di RSI Mabarrot NU Gresik. (3) Tetap mempertahankan ketiadaan kesenjangan budaya organisasi (tidak signifikan) di dalam unit pelayanan RSI Mabarrot NU Gresik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKA 16/18 Isk r
Uncontrolled Keywords: budaya organisasi, kinerja, Competing Value Framework
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Creators:
CreatorsEmail
HARY ISKANDAR, 101314453026UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNyoman Anita Damayanti, Dr. , drg., M.SUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 15 Mar 2018 22:13
Last Modified: 15 Mar 2018 22:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70905
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item