HUBUNGAN ANTARA KETAHANAN OTOT TANGAN (HANDGRIP MUSCLE ENDURANCE) DENGAN FUNGSI KETANGKASAN TANGAN (HAND DEXTERITY) PADA KARYAWAN PABRIK ROKOK

Cita Kristianti, 011228166304 (2017) HUBUNGAN ANTARA KETAHANAN OTOT TANGAN (HANDGRIP MUSCLE ENDURANCE) DENGAN FUNGSI KETANGKASAN TANGAN (HAND DEXTERITY) PADA KARYAWAN PABRIK ROKOK. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
PPDS.IFR. 01-18 Kri h Abstrak.pdf

Download (663kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
PPDS.IFR. 01-18 Kri h.pdf
Restricted to Registered users only until 21 March 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Ketahanan otot dan ketangkasan tangan merupakan komponen penting dalam penilaian komprehensif anggota gerak atas yang mendasari kesuksesan pelaksanaan tugas sehari-hari, hobi maupun pekerjaan. Pekerjaan melinting (hand rolling) oleh karyawan pabrik rokok bagian pelinting (hand roller) membutuhkan ketahanan otot dan ketangkasan tangan untuk dapat melakukan aktivitas tersebut secara cepat dan berulang dalam waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai hubungan antara ketahanan otot tangan (handgrip muscle endurance) dengan fungsi ketangkasan tangan (hand dexterity) pada karyawan pabrik rokok bagian pelinting. Metode: Sebanyak 39 subyek wanita karyawan pabrik rokok bagian pelinting, usia 25-55 tahun, dominansi tangan kanan dan kapasitas produksi kerja sesuai target pabrik dilakukan uji ketahanan otot tangan (dinilai fatigue index dan relative endurance level) dengan Jamar digital handgrip dynamometer, uji ketangkasan motorik kasar dengan Box and Block Test (BBT) dan uji ketangkasan motorik halus dengan Minnesota Manual Dexterity Test (MMDT – placing test dan turning test). Hasil: Tidak terdapat hubungan antara fatigue index dengan BBT, placing test dan turning test dengan nilai koefesien korelasi berturut-turut (r = -0,246; p = 0,132), (r = 0,202; p = 0,218) dan (r = 0,198; p = 0,227). Usia menunjukkan hubungan positif yang signifikan dengan placing test (r = 0,367; p = 0,021). Lama bekerja menunjukkan hubungan negatif signifikan dengan fatigue index, BBT dan turning test dengan nilai koefisien korelasi berturut-turut (r = -0,411; p = 0,009), (r = 0,331; p = 0,039) dan (r = -0,324; p = 0,044). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan langsung antara ketahanan otot tangan (handgrip muscle endurance) dan ketangkasan tangan (hand dexterity) pada karyawan pabrik rokok bagian pelinting. Terdapat hubungan antara lama kerja di pabrik rokok dengan .fatigue index. Terdapat hubungan antara usia dan lama kerja di pabrik rokok dengan hand dexterity karyawan pabrik rokok bagian pelinting.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IFR. 01-18 Kri h
Uncontrolled Keywords: Ketahanan otot tangan, ketangkasan tangan, karyawan pabrik rokok.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM930-931 Rehabilitation therapy
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Fisik & Rehab
Creators:
CreatorsEmail
Cita Kristianti, 011228166304UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHening L. Putra, Dr. dr., SpKFR-KUNSPECIFIED
ContributorAndriati, dr., SpKFRUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 20 Mar 2018 15:47
Last Modified: 20 Mar 2018 16:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70977
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item