ANALISIS STRUKTUR HISTOLOGI INSANG IKAN BADER PUTIH (Barbonymus gonionotus) DI HULU DAN HILIR SUNGAI BRANTAS

INESAVIRA RESTINASTITI RINDAPUTRI, 081311433088 (2018) ANALISIS STRUKTUR HISTOLOGI INSANG IKAN BADER PUTIH (Barbonymus gonionotus) DI HULU DAN HILIR SUNGAI BRANTAS. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK MPB.02-18 Rin a ABSTRAK.pdf

Download (408kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK MPB.02-18 Rin a SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 20 March 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan struktur histologi insangdan pengaruh curah hujan terhadap tingkat kerusakan lamela insang ikan bader putih (Barbonymus gonionotus) yang hidup di hulu dan hilir Sungai Brantas pada variasi lokasi dan waktu sampling. Ikan diambil di hulu (Waduk Karangkates) dan hilir (Sungai Kali Surabaya dan Sungai Kali Jagir) Sungai Brantas pada bulan Maret, Juni, dan September 2016. Insang ikan diambil dan diamati lamela sekundernya dengan membuat sediaan histologi. Variabel yang diamati yaitu struktur lamela sekunder normal, edema, hiperplasia, dan fusi. Data persentase masing-masing variabeldianalisis menggunakan Two-Way ANOVA (α=0,05). Hasil yang menunjukkan adanya interaksi bermakna dilanjutkan dengan uji One- Way ANOVA (α=0,05) dengan uji post-hoc Duncanuntuk mengetahui pengaruh perlakuan kombinasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan struktur lamela sekunder insang ikan bader putih yang hidup di hulu dan hilir Sungai Brantas pada variasi lokasi dan waktu sampling. Lamela sekunder normal tertinggi teramati di Waduk Karangkates pada bulan Maret (6,1%), sedangkan tingkat kerusakan (hiperplasia) tertinggi sebesar 88,67% di Sungai Kali Jagir pada bulan September. Dilakukan pula pengolahan data curah hujan dari BMKG Karangkates dan Perak I tahun 2016, yang kemudian diuji korelasinya dengan tingkat kerusakan lamela insang menggunakan uji Bivariate-Pearson. Hasil analisis menunjukkan curah hujan berkorelasi positif dengan lamela sekunder normal, sedangkan korelasi negatif terjadi antara curah hujan dan lamela sekunder hiperplasia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB.02/18 Rin a
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsEmail
INESAVIRA RESTINASTITI RINDAPUTRI, 081311433088UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAlfiah Hayati, Dr.UNSPECIFIED
ContributorDwi Winarni, Dr., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 19 Mar 2018 22:21
Last Modified: 19 Mar 2018 22:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/70993
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item