HEGEMONY ON DIVERGENT CLASS SYSTEM : THE SUBVERSIVE ACT OF ERUDITE TOWARDS THE HEGEMONY OF ABNEGATION

RIZKA AZILA, 121012164 (2017) HEGEMONY ON DIVERGENT CLASS SYSTEM : THE SUBVERSIVE ACT OF ERUDITE TOWARDS THE HEGEMONY OF ABNEGATION. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_FS.BE.54 18 Azi h.pdf

Download (202kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_FS.BE.54 18 Azi h.pdf
Restricted to Registered users only until 9 April 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Divergent (2014) adalah film sains fiksi yang berkisah tentang kontestasi kekuasaan didalam sistem faksi yang yang berebut posisi hegemonic. Ide kontestasi muncul ketika kekuasaan tidak berada pada faksi pemerintahan namun faksi bernama Erudite, sebuah kelas dominan yang mengatur seluruh tatanan masyarakat melalui masyakat yang berbaasis tes. Dalam proses hegemoni, intelektual diposisikan sebagai orang yang memiliki kekuasaan untuk menantang struktur dominan faksi. Sebagai tambahan, intelektual dibagi menjadi dua yaitu tradisional dan organik intelektual. Jenis yang pertama merupakan kunci dari berubahnya struktur sedangkan yang kedua justru melegitimasi kekuatan struktur dominan dan menjadikan proses itu menyejarah dalam satu blok historis. Fenomena ini menerangkan selalu adanya kontestasi kekuasaan adalah sesuatu yang pasti ada. Sehinga tujuan dari penelitian ini adalah ingin menerangkan posisi dari intelektual yang mampu menciptakan krisis dalam narasi film. Aspek narasi dalam penelitian kualitatif ini menjadi metode untuk menjelaskan ide struktur sosial dominan apa yang diharapakan oleh tiap faksi sehingga narasi membantu memberikan jarak kritis terhadap teks dan penceritaan. Langkah yang diambil adalah membaca secara seksama, memahami teks, dan memberikan hipotesa, Hasilnya menunjukkan bahwa hanya Erudite yang mampu mengartikulasikan kekuasaan secara penuh karena legitimasi kecerdasan yang melekat pada faksi mereka. Walaupun begitu, hasil lainnya juga menunjukkan bahwa kekuasan dalam Divergent tidaklah tetap namun dialektis, dan hal ini diperkuat dengan posisi intelektual organik yang tak disangka-disangka muncul dari masyarakat non kelas, Divergent, sehingga krisis terjadi dan muncullah counter-hegemony

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS.BE.54/18 Azi h
Uncontrolled Keywords: hegemoni, faksi, organik and tradisional intelektua
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P101-410 Language. Linguistic theory. Comparative grammar
P Language and Literature > PA Classical philology > PA3520-3564 Criticism, interpretation, etc.
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Inggris
Creators:
CreatorsEmail
RIZKA AZILA, 121012164UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLastiko Endi Rahmantyo, M.Hum.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 08 Apr 2018 17:12
Last Modified: 08 Apr 2018 17:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/71697
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item