TEKNIK PEMBESARAN IKAN NILEM (Osteochilus hasselti) DI BALAI PENGEMBANGAN DAN PEMACUAN STOK IKAN GURAME DAN NILEM (BPPSIGN) TASIKMALAYA, JAWA BARAT

AULIA IKHSAN SYAMSURI, 141411133041 and M. WAHYU ALFIAN, 141411133006 and VIVALDY PHAZA MUHARTA, 141411133026 (2017) TEKNIK PEMBESARAN IKAN NILEM (Osteochilus hasselti) DI BALAI PENGEMBANGAN DAN PEMACUAN STOK IKAN GURAME DAN NILEM (BPPSIGN) TASIKMALAYA, JAWA BARAT. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_PKL.PK.BP.81 18 Sya t.pdf

Download (396kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_PKL.PK.BP.81 18 Sya t.pdf
Restricted to Registered users only until 11 April 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan nilem (Osteochilus hasselti) merupakan salah satu ikan endemik Indonesia khususnya daerah Jawa Barat yang hidup di perairan tawar. Ikan nilem memiliki ciri yang hampir serupa dengan ikan mas, dikarenakan ikan tersebut masih satu famili dengan ikan mas. Keunggulan dari ikan nilem bukan hanya dari hal gizi, namun juga dikarenakan harga ikan yang sangat terjangkau bagi masyarakat dan ikan ini sangat digemari oleh masyarakat di daerah Jawa Barat. Praktek Kerja Lapang ini dilaksanakan di Balai Pengembangan dan Pemacuan Stok Ikan Gurame dan Nilem Tasikmalaya, Jawa Barat pada tanggal 23 Januari sampai 23 Februari 2017. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang adalah metode deskriptif dengan cara melakukan pengamatan langsung, sehingga didapatkan data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil Praktek Kerja Lapang yang dilakukan yakni, teknik pembesaran ikan nilem yang dimulai dari persiapan kolam, pada bagian kolam dilakukan pembersihan kolam, pembalikan tanah, pengeringan kolam yang dilakukan selama 5 – 7 hari, selanjutnya dilakukan penggaraman dan pengapuran dengan perbandingan 1:1 serta dosis 75-100 gram/m2 dan dibiarkan selama 5 hari. Selanjutnya, air dialirkan dari bak filter ke kolam sampai ketinggian 100-120 cm. Penebaran benih ikan nilem dilakukan pada pagi hari untuk menghindari benih ikan nilem mengalami stress pada suhu tinggi. Benih ikan diperoleh dari balai itu sendiri, dengan ukuran 5-6 cm pada fase pendederan ketiga. Manajemen pakan meliputi, teknik pemberian pakan, pakan yang digunakan, frekuensi pakan yang diberikan, dan penyediaan pakan. Teknik pemberian pakan dilakukan menggunakan tangan secara langsung dengan cara disebar di pinggir kolam dengan empat titik pemberian yang berbeda.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL.PK.BP.81/18 Sya t
Uncontrolled Keywords: teknik, pembesaran, ikan nilem, ikan gurame
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH327.5-327.7 Fishery resources. Fishery conservation
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH328-329 Fishery management. Fishery policy
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
AULIA IKHSAN SYAMSURI, 141411133041UNSPECIFIED
M. WAHYU ALFIAN, 141411133006UNSPECIFIED
VIVALDY PHAZA MUHARTA, 141411133026UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 10 Apr 2018 22:45
Last Modified: 10 Apr 2018 22:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/71764
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item