PERTANGGUNGJAWABAN DOKTER YANG MENJANJIKAN JENIS KELAMIN DALAM PROGRAM BAYI TABUNG

SHOIMATUZ ZAHRO’, 031411131138 (2018) PERTANGGUNGJAWABAN DOKTER YANG MENJANJIKAN JENIS KELAMIN DALAM PROGRAM BAYI TABUNG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
FH. 109-18 Zah p Abstrak.pdf

Download (47kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FH. 109-18 Zah p.pdf
Restricted to Registered users only until 25 April 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Program bayi tabung atau yang disebut Fertilisasi In vitro (FIV) an embrio transfer (ET) ialah proses pembuahan sel sperma dan sel telur diluar tubuh si ibu. Proses bayi tabung pada prinsipnya mempertemukan sel telur dengan sel sperma di luar rahim, di dalam cawan biakan, yang berarti proses ini tidak terjadi secara alamiah karena dalam keadaan normal pembuahan terjadi didalam saluran telur. Yang diperlukan dalam proses bayi tabung adalah sel sperma, indung telur (ovarium) dan rahim yang sehat serta dapat berfungsi dengan baik. Kemudian embrio hasil pembuahan ditanamkan ke dinding rahim melalui mulut rahim. Dalam program bayi tabung, pasangan suami istri dimungkinkan melakukan pemilihan jenis kelamin anak dengan didahului adanya Dokter sebagai salah satu profesi yang ada di Indonesia memiliki pengaturan dari segi etik dan yuridis yang harus dipatuhi. Dalam penerapannya di bidang etik, dokter yang menangani program bayi tabung harus berpedoman pada Kode etik kedokteran Indonesia (KODEKI), Panduan Etika dan Profesi Obsetri dan Ginekologi Indonesia, Pedoman Organisasi dan Tata Laksana Kerja Majelis Kehormatan Etik Kedokteran. Sedangkan dalam hal yuridis program bayi tabung di indonesia harus tunduk pada perundang-undangan yang berlaku antara lain Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan yang telah dicabut dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik kedokteran, Undang-undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan serta Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH. 109-18 Zah p
Uncontrolled Keywords: Pertanggungjawaban Dokter, Perjanjian, Bayi Tabung.
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
SHOIMATUZ ZAHRO’, 031411131138UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPrilian Cahyani, S.H., S.AP., M.H., LL.M.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 24 Apr 2018 16:46
Last Modified: 24 Apr 2018 16:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/71965
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item