HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA YATIM PIATU DI PANTI ASUHAN

AINUR FADILAH, 111011147 (2018) HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA REMAJA YATIM PIATU DI PANTI ASUHAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Psi. 63-18 Fad h Abstrak.pdf

Download (311kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
Psi. 63-18 Fad h.pdf
Restricted to Registered users only until 7 May 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara regulasi emosi dengan penerimaan diri pada remaja yatim piatu di Panti Asuhan. Penerimaan diri merupakan suatu keadaan seseorang yang memiliki kematangan dalam kepribadiannyadan memiliki gambaran positif tentang dirinya (Allport dalam Hjelle & Zieglar,1992), sedangkan regulasi emosi adalah proses instrinsik dan ekstrinsik yang bertanggung jawab dalam meminitor, mengevaluasi, dan memodifikasi reaksi emosi secara intensif dan khusus untuk mencapai tujuan (Thompson, 1994). Penelitian ini dilakukan pada remaja yatim piatu di Panti Asuhan yang berusia antara 12-21 tahun sebanyak 40 remaja yatim piatu. Terdapat dua alat pengumpul data dalam penelitian ini berupa kuisioner penerimaan diri milik Hetty Sulistyo Wati (2014) berdasarkan teori Allport (1992) dengan nilai reliabilitas 0,851 terdiri dari 36 aitem dan kuisioner regulasi emosi milik Ubaidillah (2014) berdasarkan teori Thompson (1994) dengan nilai reliabilitas 0,814 terdiri dari 33 aitem. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi dengan bantuan SPSS 20.00 for Windows. Hasil analisis uji korelasi antara regulasi emosi dengan penerimaan diri memiliki nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 dengan koefisien korelasi sebesar 0,760 yang artinya ada hubungan antara regulasi emosi dengan penerimaan diri pada remaja yatim piatu di Panti Asuhan dan hubungan antara variabel regulasi dengan penerimaan diri sangat kuat dan menyatakan arah hubungan yang positif (+) yang berarti apabila regulasi emosi tinggi maka penerimaan diri tinggi pula, dan sebaliknya, apabila regulasi emosi rendah, maka penerimaan diri juga rendah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi. 63-18 Fad h
Uncontrolled Keywords: Remaja yatim piatu, regulasi emosi, penerimaan diri
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF511-593 Emotion, Feeling, Affection
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AINUR FADILAH, 111011147UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAtika Dian Ariana, S. Psi., M. ScUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 06 May 2018 17:16
Last Modified: 06 May 2018 17:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/72224
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item