APLIKASI SECRETORY LEUCOCYTE PROTEASE INHIBITOR REKOMBINAN MEMBRAN AMNION PADA LUKA SAYAT Rattus norvegicus TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS

CORNELIA JOHANA CORPUTTY, 021211133051 (2015) APLIKASI SECRETORY LEUCOCYTE PROTEASE INHIBITOR REKOMBINAN MEMBRAN AMNION PADA LUKA SAYAT Rattus norvegicus TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_KG.111 16 Cor a.pdf

Download (249kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_KG.111 16 Cor a 2.pdf
Restricted to Registered users only until 7 May 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Secretory Leukocyte Protease Inhibitor (SLPI) suatu protein yang ditemukan pada berbagai tempat di dalam tubuh manusia diantaranya di dalam membran amnion. SLPI mempunyai beberapa fungsi di antaranya, menghambat protease, kontrol aktivitas leukosit, meregulasi TGF-β, anti inflamasi, anti bakteri, anti retroveral (human immunodeficiency virus). Di dalam kedokteran gigi banyak sekali ditemukan kasus luka pada jaringan mukosa rongga mulut. SLPI dapat digunakan sebagai biomaterial alami dalam mempercepat proses penyembuhan luka. yang ditandai dengan peningkatan jumlah sel fibroblas melalui hambatan terhadap produksi elastase. Tujuan: mengetahui aplikasi cairan Secretory Leucocyte Protease Inhibitor rekombinan membran amnion pada luka sayat Rattus norvegicus dalam meningkatkan jumlah fibroblas pada hari ke-4. Metode: Melakukan insisi pada 24 ekor tikus (Rattus norvegicus) jantan, kemudian membagi dalam 4 kelompok perlakuan, yaitu kelompok kontrol (tidak diberi apa-apa), kelompok P1 (SLPI 0,03 cc), kelompok P2 (SLPI 0,045), dan kelompok P3 (SLPI 0,06 cc). Pada hari ke-4, hewan coba diambil jaringannya untuk pembuatan preparat histopatologi (HPA). Kemudian dilakukan penghitungan jumlah sel fibroblas menggunakan mikroskop pada pembesaran 400x. Hasil: Berdasarkan data statistik Kruskal-Wallis, terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan perlakuan (p<0.05, p=0,000). Data statistik Mann-Whitney membuktikan bahwa perbedaan setiap kelompok kontrol dan semua kelompok perlakuan memiliki perbedaan signifikan (p<0.05, p=0,04) Simpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa dengan aplikasi sebanyak 0,06 cc SLPI rekombinan membran amnion adalah aplikasi yang meningkatkan jumlah fibroblas paling tinggi pada hari ke-4.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG.111/16 Cor a
Uncontrolled Keywords: Secretory Leucocyte Protease Inhibitor rekombinan, membran amnion, penyembuhan luka, fibroblas.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
CORNELIA JOHANA CORPUTTY, 021211133051UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorElly Munadziroh, Dr., drg., MS.UNSPECIFIED
ContributorIntan Nirwana, Dr., drg., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 06 May 2018 19:32
Last Modified: 06 May 2018 19:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/72236
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item