MIKROBIOLOGI SEBAGAI BAGIAN INTEGRAL PELAYANAN KESEHATAN UNTUK PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN: Pidato Pengukuhan diucapkan pada peresmian penerimaan jabatan Guru Besar dalam mata pelajaran Mikrobiologi pada Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga di Surabaya pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober 1981

Soeharto Setokoesoemo, Prof. (1981) MIKROBIOLOGI SEBAGAI BAGIAN INTEGRAL PELAYANAN KESEHATAN UNTUK PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN: Pidato Pengukuhan diucapkan pada peresmian penerimaan jabatan Guru Besar dalam mata pelajaran Mikrobiologi pada Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga di Surabaya pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober 1981. Fakultas Kedokteran, Surabaya Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img]
Preview
Text (Fulltext)
PG.271-10-Set-m.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit infeksi oleh jasad renik atau mikroba terutama yang sifatnya sangat mudah menular, sebenarnya telah lama dikenal umpamanya Pest, telah dikenal penyakitnya sejak tahun 542 A.D., sedang dalam abad pertengahan, 1348 - 1349, penyakit yang sama itu telah menelan korban sekitar 25 juta di Eropa saja. Sedang antara tahun 1864 – 1875 dalam pandemi Kholera ke IV tak ada batas benua manapun yang aman terhadap "serbuan" kholera ini. Belum pula penyakit cacar, karena itu baiklah diingat bahwa tiada penyakit lain yang telah merenggut nyawa demikian banyaknya dalam waktu relatif begitu singkat kecuali penyakit infeksi yang diklasifikasikan sebagai penyakit menular. Walaupun baru-baru ini dunia kita ini telah dinyatakan bebas cacar sebagai salah satu penyebab kematian manusia terbesar setelah perjuangan ulet dan mahal selama berpuluh tahun dengan kerahan semua tenaga, daya dan kemampuannya, namun pengetahuan manusia akan hakekat dari penyebab-penyebab dari penyakit-penyakit itu belumlah begitu tua usianya. Tepatnya barulah satu abad yang lalu terjadinya " break through" berkat usaha yang ulet sekali dari sejumlah orang yang genial seperti Robert Koch, Louis Pasteur dan lain-lainnya, barulah manusia mengenali dengan meyakinkan bahwa memang ada dunia kehidupan lain dengan jasad-jasad hidup yang karena demikian kecilnya ukurannya sehingga tidak dapat dilihat tanpa penggunaan alat pembantu untuk pembesaran. Khususnya, memang setelah manusia mampu membuat alat-alat pembesaran ini dimulailah perkembangan dalam satu abad ini yang demikian pesatnya, sampai mencapai batas-batas yang hampir tak dapat dipercaya, hingga telah diperdengarkan suara-suara untuk diadakan pengawasan yang lebih ketat terhadap eksperimen-eksperimen, agar percobaan itu sendiri tidak menghasilkan atau mengakibatkan terjadinya hal-hal yang manusia sendiri tidak mampu mengkontrol (out of control).

Item Type: Other
Additional Information: KKA KK PG. 271-10 Set m
Uncontrolled Keywords: MIKROBIOLOGI, PELAYANAN KESEHATAN , PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR1-502 Microbiology
R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General)
Divisions: Pidato Guru Besar
Creators:
CreatorsEmail
Soeharto Setokoesoemo, Prof.UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIED-, -UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 10 May 2018 22:12
Last Modified: 10 May 2018 22:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/72271
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item