VARIASI TEMPORAL KADAR SENYAWA AMONIA DAN NITRIT DI TAMBAK EKSTENSIF DESA TANGGULREJO, KECAMATAN MANYAR, KABUPATEN GRESIK, JAWA TIMUR

MUHAMMAD GHUFRON, 141411131050 (2018) VARIASI TEMPORAL KADAR SENYAWA AMONIA DAN NITRIT DI TAMBAK EKSTENSIF DESA TANGGULREJO, KECAMATAN MANYAR, KABUPATEN GRESIK, JAWA TIMUR. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
PK.BP. 50-18 Ghu v Abstrak.pdf

Download (105kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
PK.BP. 50-18 Ghu v.pdf
Restricted to Registered users only until 21 May 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Akumulasi bahan organik pada tambak budidaya sistem ekstensif dapat menyebabkan timbulnya akumulasi senyawa amonia dan nitrit yang pada kisaran tertentu dapat bersifat toksik bagi organisme budidaya. Peningkatan konsentrasi amonia dapat mengakibatkan pH darah semakin meningkat dan mempengaruhi reaksi enzimatis serta stabilitas membran pada hewan. Amonia juga dapat menyebabkan meningkatnya konsumsi oksigen oleh jaringan, menimbulkan kerusakan pada insang dan menurunkan kemampuan transportasi oksigen dalam darah. Sedangkan nitrit pada tubuh organisme budidaya dapat mengoksidasi ion ferro dalam haemoglobin menjadi ion ferri sehingga dalam keadaan tersebut haemoglobin berubah menjadi metahaemoglobin. Darah dalam bentuk metahaemoglobin dapat menyebabkan kemampuan mengikat oksigen terlarut menjadi sangat menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi temporal dari senyawa amonia dan nitrit di perairan, khususnya pada tambak budidaya sistem ekstensif. Penelitian ini menggunakan metode survei, yaitu suatu metode observasi atau penyelidikan yang diadakan untuk memperoleh fakta-fakta dari gejala-gejala yang ada dan mencari keterangan-keterangan secara faktual dari suatu daerah. Data yang diperoleh selanjutnya diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS untuk menentukan ada tidaknya perbedaan kadar amonia dan nitrit antar waktu pengukuran. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kadar amonia berdasarkan variasi temporal selama pengukuran setiap dua minggunya terdapat perubahan yang sangat signifikan (p<0,01). Nilai kandungan amonia berdasarkan hasil penelitian berkisar antara 0,112-0,537 mg/L. Sedangkan hasil pengukuran kadar nitrit menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) dengan kisaran selama penelitian antara 0,01-0,12 mg/L. Hasil pengukuran parameter kualitas air pendukung selama penelitian juga mengalami fluktuasi, antara lain pH berkisar antara 8,4-9,4, suhu berkisar antara 31,95-35,63 oC, oksigen terlarut berkisar antara 6,13-9,04 mg/L dan salinitas berkisar antara 8,33-25,33 g/L. Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan dan penurunan nilai hasil pengukuran parameter di atas yaitu intensitas curah hujan pada waktu penelitian. Selain itu, kadar haemoglobin ikan nila yang diamati di akhir pengambilan sampel pada petak 1, 2 dan 3 berturut-turut yakni sebesar 7,53 g/dL, 6,63 g/dL dan 6,03 g/dL.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP. 50-18 Ghu v
Uncontrolled Keywords: KADAR SENYAWA AMONIA, NITRIT
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD GHUFRON, 141411131050UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBoedi Setya Rahardja, Ir., MP.UNSPECIFIED
ContributorLuthfianita Aprilianita Sari, S.Pi., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 20 May 2018 16:37
Last Modified: 20 May 2018 16:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/72389
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item