HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA REMAJA PEREMPUAN YANG MENGALAMI OBESITAS

Sarita Fajar Andini, 111411131060 (2018) HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA REMAJA PEREMPUAN YANG MENGALAMI OBESITAS. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak psi 69 18.pdf

Download (593kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
psi 69 18.pdf
Restricted to Registered users only until 7 June 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara body image dengan kecemasan sosial pada remaja perempuan yang mengalami obesitas. Body image merupakan pengalaman individu yang berupa perspsi terhadap bentuk tubuh dan berat tubuh, serta perilaku yang mengarah pada evaluasi individu terhadap penampian fisiknya (Cash & Pruzinsky, 2002). Kecemasan sosial merupakan salah satu jenis kecemasan yang ditandai dengan ketakutan yang berlebih akan perasaan malu, dipermalukan, dan diberi penilaian negatif oleh orang lain di dalam suatu situasi sosial (American Psychiatric Association, 2013). Remaja perempuan yang mengalami obesitas akan mengalami kecemasan sosial karena body image negatif yang muncul di dalam dirinya. Penelitian dilakukan pada 129 remaja perempuan berusia 12-21 tahun yang mengalami obesitas. Teknik pengumpulan data penelitian adalah survei dengan menggunakan kuesioner. Skala yang digunakan untuk mengukur kedua variabel merupakan translasi dari MBSRQ-AS (Multidimensional Body-Self Relations Questionaire-Appearance Scales) yang dikembangkan oleh Cash (2000) dan Social Anxiety Scale for Adolescent (SAS-A) yang dikembangkan oleh La Greca & Lopez (1998). Analisis data dilakukan dengan uji Spearman’s Rho menggunakan IBM SPSS Statistics 22.0 for Mac. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diketahui bahwa kecemasan sosial memiliki hubungan signifikan negatif dengan dimensi appearance evaluation (ρ = 0,000 r=-0,462), body area satisfaction (ρ = 0,000 r=- 0,415), dan self classified weight (ρ = 0,004 r=-0,252). Hal tersebut berarti ketika dimensi-dimensi tersebut positif maka kecemasan sosial rendah begitu juga sebaliknya. Sedangkan terdapat hubungan signifikan positif antara kecemasan sosial dengan dimensi overweight preoccupation dimana taraf signifikansi 0,024 dan koefisien korelasi 0,199, dimana ketika overweight preoccupation tinggi maka kecemasan sosial juga tinggi begitu juga sebaliknya. Tidak terdapat hubungan antara appearance orientation dengan kecemasan sosial karena taraf signifikansi 0,995.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK Psi 69 18 And /h
Uncontrolled Keywords: Kecemasan sosial, Body image, Remaja Perempuan, Obesitas
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Sarita Fajar Andini, 111411131060UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHamidah, Dr. , M.Si., PsikologUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 06 Jun 2018 19:40
Last Modified: 06 Jun 2018 19:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/72538
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item