PERSEPSI REMAJA TENTANG KORBAN KEKERASAN DALAM PACARAN DITINJAU DARI SEKSISME AMBIVALEN DAN ATRIBUSI KESALAHAN PADA KORBAN

DANIAR BELLA AMANDASARI, 111311133215 (2018) PERSEPSI REMAJA TENTANG KORBAN KEKERASAN DALAM PACARAN DITINJAU DARI SEKSISME AMBIVALEN DAN ATRIBUSI KESALAHAN PADA KORBAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_PSI.97 18 Ama p.pdf

Download (47kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_PSI.97 18 Ama p.pdf
Restricted to Registered users only until 2 July 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Persepsi mengenai korban kekerasan dapat berdampak pada perilaku dan pertolongan yang akan diberikan oleh pengamat kepada korban. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh seksisme ambivalen, dan atribusi kesalahan pada korban terhadap persepsi pada korban kekerasan dalam pacaran. Seksisme ambivalen memiliki dua bentuk seksisme yang meliputi; seksisme benci dan seksisme belas kasih. Seksisme benci merefleksikan bahwa perempuan sebagai makhluk yang lemah dan membutuhkan bantuan dari laki-laki. Sementara itu seksisme belas kasih menganggap bahwa wanita lebih superior secara moral dari pada laki-laki dan membutuhkan perlindungan dari laki-laki. Atribusi Kesalahan pada Korban dapat disebut juga dengan penyalahan korban (victim blaming). Atribusi Kesalahan pada Korban termasuk dalam kesalahan atribusi (attribution error). Kesalahan atribusi dapat terjadi ketika individu menitikberatkan atribusi personal dan mengabaikan atribusi lingkungan saat menilai orang lain. Persepsi pada korban KDP merupakan kesan pengamat tentang peran gender yang dimiliki oleh korban. Penelitian ini melibatkan 299 siswa-siswi remaja yang berasal dari empat Sekolah Menangah Atas di Sidoarjo. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Extended Ambivalent Sexism Inventory, Domestic Violence Blame Scale, dan vignette yang berisikan foto, skenario, dan skala. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Anova satu jalur, uji korelasi Pearson, analisis regresi multivariat, dan analisis regresi hierarkis.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa seksisme belas kasih berpengaruh positif terhadap persepsi mengenai korban (β= 0,19, p < 0,05). Individu dengan seksisme belas kasih yang tinggi akan cenderung memandang korban kekerasan dalam pacaran sebagai perempuan tradisional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI.97/18 Ama p
Uncontrolled Keywords: atribusi kesalahan pada korban, kekerasan dalam pacaran, persepsi mengenai korban, seksisme ambivalen
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF309-499 Consciousness, Cognition, Perception, Intuition
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
DANIAR BELLA AMANDASARI, 111311133215UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMargaretha, S.Psi. P.G.DIP.Psych. M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: mhs PKL UNAIR
Date Deposited: 10 Jul 2018 21:35
Last Modified: 10 Jul 2018 21:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/72842
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item