WASIAT WAJIBAH TERHADAP ANAK ANGKAT APABILA TERJADI PEMBATALAN PENGANGKATAN ANAK

RISTYA AMALIA UTAMI, 031614253074 (2018) WASIAT WAJIBAH TERHADAP ANAK ANGKAT APABILA TERJADI PEMBATALAN PENGANGKATAN ANAK. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_TMK.81 18 Uta w.pdf

Download (148kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_TMK.81 18 Uta w.pdf
Restricted to Registered users only until 2 July 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tesis ini berjudul “Wasiat Wajibah Terhadap Anak Angkat Apabila Terjadi Pembatalan Pengangkatan Anak” yang mengangkat dua rumusan masalah, antara lain: (1) Ratio Legis Wasiat Wajibah Untuk Anak Angkat; (2) Wasiat Wajibah Terhadap Anak Angkat Apabila Terjadi Pembatalan Pengangkatan Anak. Penelitian ini adalah jenis penelitian hukum dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif. Disamping itu juga penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian tesis ini menunjukkan bahwa, anak angkat dalam hukum islam tidak berhak mewaris, tapi bisa mendapat bagian harta peninggalan melalui wasiat wajibah sebesar 1/3 bagian. Wasiat wajibah pada awalnya diberikan untuk para ahli waris yang terhalang mewaris, misalnya cucu yang ditiggal mati terlebih dahulu oleh orang tuanya daripada kakek-neneknya. Namun di Indonesia wasiat wajibah diberikan untuk anak angkat dengan tujuan demi kemaslahatan anak angkat yang telah dirawat sejak kecil oleh orang tua angkatnya. Namun pengangkatan anak tidak selamanya bisa berjalan mulus, ada saatnya terjadi sengketa yang bisa menimbulkan pembatalan pengangkatan anak. Dalam hal ini, status wasiat wajibah dalam pembatalan tersebut dapat dibagi ke dalam dua kondisi, pertama ketika wasiat wajibah telah diberikan kemudian terjadi peristiwa pembatalan pengangkatan anak, maka terhadap wasiat wajibah yang telah diberikan tidak dapat dibatalkan. Sebaliknya jika wasiat wajibah belum terlaksana dan telah terjadi pembatalan pengangkatan anak, maka wasiat wajibah tidak dapat diberikan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK.81/18 Uta w
Uncontrolled Keywords: Wasiat Wajibah, Anak Angkat, Pembatalan Pengangkatan Anak
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K623-968 Civil law > K625-709 Persons > K670-709 Domestic relations. Family law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
RISTYA AMALIA UTAMI, 031614253074UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAbd Shomad, Prof. Dr. Dr.s S.H.,M.HUNSPECIFIED
Depositing User: mhs PKL UNAIR
Date Deposited: 10 Jul 2018 22:04
Last Modified: 10 Jul 2018 22:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/72880
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item