LEARNING TRANSFER PADA ALUMNI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN GOLONGAN III DI JAWA TIMUR

ESTI SRI RAHAYU, 091170607 (2017) LEARNING TRANSFER PADA ALUMNI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN GOLONGAN III DI JAWA TIMUR. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Dis.PSDM. 02-18 Rah l Abstrak.pdf

Download (66kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
Dis.PSDM. 02-18 Rah l.pdf
Restricted to Registered users only until 3 July 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Studi learning transfer bagi alumni Diklat Prajabatan Golongan III di Jawa Timur ini bertujuan untuk : pertama, mengetahui apakah alumni Diklat Prajabatan Golongan III mengalami learning transfer; kedua, mengetahui bagaimana aspek-aspek karakterisktik pembelajar, desain pelatihan dan lingkungan kerja mempengaruhi learning transfer pada alumni Diklat Prajabatan Golongan III; dan ketiga, mengetahui sejauhmana perubahan yang terjadi pada alumni Diklat Prajabatan Golongan III sebagai hasil learning transfer. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, yakni melalui metode wawancara mendalam terhadap 8 (delapan) orang informan yang telah mengikuti Diklat Prajabatan Golongan III yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Timur pada Tahun 2015 dan Tahun 2016. Diklat diselenggarakan dengan pendekatan experiential learning yang didalamnya mengharuskan pembelajar mengaktualisasikan substansi materi yang diberikan. Hasil studi menunjukkan hal-hal pokok berikut : pertama, alumni mengalami generalisasi transfer ketika proses diklat pada tahapan aktualisasi di tempat kerja. Kesenjangan antara ‘dunia’ pelatihan dan ‘dunia’ kerja yang biasanya menjadi penghalang transfer dapat dijembatani dan pembelajar melakukan pemeliharaan transfer secara sadar (conscious maintenance) karena terikat kewajiban. Kedua, faktor karakteristik pembelajar antara lain self efficacy dan motivasi serta dukungan atasan dapat diintervensi melalui desain pelatihan yang menggunakan pendekatan experiential learning, sehingga dapat mendorong transfer. Ketiga, intervensi pelatihan yang sama dapat menghasilkan level transfer yang berbeda. Pembelajar yang memiliki keterbukaan terhadap pengalaman baru, kapabilitas dan self efficacy yang tinggi serta kesempatan unjuk kerja yang lebih luas, berpeluang mencapai level transfer yang lebih tinggi. Rekomendasi untuk penelitian mendatang adalah perlunya studi yang lebih rinci mengenai faktor-faktor penentu transfer dalam kerangka proses transfer secara utuh mulai dari generalisasi, transfer parsial sampai dengan transfer optimal, dan penelitian lanjutan baik kualitatif maupun kuantitatif tentang bagaimana terjadinya level transfer.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis.PSDM. 02-18 Rah l
Uncontrolled Keywords: learning transfer, experiential learning, karakteristik pembelajar, lingkungan organisasi dan level transfer
Subjects: A General Works > AS Academies and learned societies (General) > AS1-945 Academies and learned societies
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > PSDM
Creators:
CreatorsEmail
ESTI SRI RAHAYU, 091170607UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorJusuf Irianto, Prof. Dr. H., Drs., M.Com.UNSPECIFIED
ContributorMustain Mashud, Prof. Dr., Drs., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 02 Jul 2018 17:24
Last Modified: 02 Jul 2018 17:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/72923
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item