PENGARUH STRUKTUR AKTIVA, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PROFITABILITAS TERHADAP PEMILIHAN SUMBER DANA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG MEMILIKI TINGKAT PERTUMBUHAN PENJUALAN DI ATAS TINGKAT PERTUMBUHAN INTERNAL

ALDY BARNAS, 049916538 (2007) PENGARUH STRUKTUR AKTIVA, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PROFITABILITAS TERHADAP PEMILIHAN SUMBER DANA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG MEMILIKI TINGKAT PERTUMBUHAN PENJUALAN DI ATAS TINGKAT PERTUMBUHAN INTERNAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2008-barnasaldy-9192-b3308-k.pdf

Download (77kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
7296a.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perusahaan dalam perkembangan dan pertumbuhannya selalu membutuhkan dana. Persoalan yang dihadapi ketika perusahaan hendak melakukan strategi pertumbuhan yang lebih agresif adalah mengenai kebijakan pendanaan yang harus dilakukan perusahaan sebab strategi pertumbuhan yang lebih agresif akan cenderung diikuti oleh peningkatan operasional perusahaan yang lebih besar dan akan berimplikasi pada peningkatan kekaya,an perusahaan baik dalam bentuk modal kerja maupun aktiva fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh struktur aktiva, ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap pemilihan sumber dana pada perusahaan manufaktur yang memiliki tingkat pertumbuhan penjualan berada di atas tingkat pertumbuhan internal. Pada teori pecking order dijelaskan bahwa sumber dana internal lebih diutamakan baru kemudian sumber dana ekstemal. Metode analisis yang digunakan adalah Progresi logistik. Dari hasil analisis hipotesis me, tunjukkan variabel struktur aktiva (ASET) dan ukuran perusahaan (SIZE) tidak berpengaruh signifikan terhadap pemilihan sumber dana perusahaan. Hasil ini berbeda lengan teori yang menyaakan ASET dapat dijadikan sebagai jaminan hutang dan perusahaan dengan aktiva yang cukup, cenderung menggunakan modal asinig yang berasal dari luar perusahaan dan perusahaan dengan SIZE yang besai lebih mudah dalam mendapatkan pinjaman dibandingkan dengan perusahaan kecil Perbedaan hasil penelitian ini diindikasikan perusahaan pada periode setelah kritis lebih berhati-hati dalam memilih sumber pendanaan perusahaan yang mungkin lisebabkan beberapa faktor seperti tingkat suku bunga yang cukup tinggi. Pada variati profitabilitas (PROFIT), hasil menunjukkan berpengaruh signifikan terhadap pemilihan sumber dana perusahaan manufaktur. Hasil ini sesuai dengan teori dimana perusahaan dengan profitabilitas tinggi lebih mengutamakan sumber pendanaan, dari keuntungan yang di dapat melalui operasional perusahaan dan makin besar kebutuhan dana yang berasal dari keuntungan berarti makin kuat posisi finansial dari perusahaan yang bersangkutan dan makin kecil ketergantungannya kepada sumber dana eksternal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 33/08 Bar p
Uncontrolled Keywords: BUSINESS ENTERPRISES- FINANCE; FINANCE STATEMEN
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions > HC79 Special topics-Including air pollution, automation,consumer demand, famines, flow of funds,etc.
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD2340.8-2346.5 Small and medium-sized businesses, artisans,handicrafts, trades
H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation > HG4530 Investment companies. Investment trusts. Mutual funds
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1010-1014 The merchant. Business enterprises
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
ALDY BARNAS, 049916538UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorImam Syafi'i, Drs., Ec., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 25 Mar 2009 12:00
Last Modified: 05 Jul 2017 19:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/7296
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item