SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOPARTIKEL MAGNETIK DIFUNGSIONALISASI DENGAN FOLIC ACID SEBAGAI NANOCARRIER UNTUK TARGETING CANCER IN VIVO

Ferdinandus Hartono, 081411731030 (2018) SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOPARTIKEL MAGNETIK DIFUNGSIONALISASI DENGAN FOLIC ACID SEBAGAI NANOCARRIER UNTUK TARGETING CANCER IN VIVO. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK ST.T 23-18 Har s-Abstrak.pdf

Download (139kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK ST.T 23-18 Har s.pdf
Restricted to Registered users only until 5 July 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di Indonesia bahkan dunia dimana prevalensi kanker di Indonesia mencapai 1.4%. Kanker paling umum terjadi adalah kanker payudara dan serviks pada wanita sedangkan untuk pria adalah kanker paru-paru dan kolorektal. Targeting nanocarrier menjadi salah satu metode terapi yang memberi harapan bagi penderita kanker khususnya kanker yang sudah mencapai stadium lanjut dan terjadi malignansi dimana pembedahan dan kemoterapi sangat sulit untuk menyembuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu nanocarrier berbasis nanopartikel magnetik yang menggunakan targeting agent berupa folic acid. Metode yang digunakan untuk sintesis nanopartikel magnetik adalah kopresipitasi dengan menggunakan 2 bahan yakni bahan alam (pasir besi) dan kimiawi. Metode untuk uji keberhasilan targeting digunakan tikus (Rattus norvegicus) strain wistar yang diinduksi kanker payudara menggunakan benzo[a]piren. Karakterisasi yang dilakukan meliputi: PSA, XRD, FTIR, MTT Assay, ICP-AES, dan HPA. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, sintesis nanopartikel magnetik menggunakan pasir besi tidak memenuhi syarat untuk nanocarrier karena ukuran yang lebih dari 100 nm dan hasil XRD yang menunjukkan adanya impuritas sedangkan untuk sintesis kimia menghasilkan sifat yang sesuai untuk nanocarrier dan diperoleh kemurnian 100%. Nanopartikel magnetik baik dari sintesis bahan alam maupun bahan kimia memiliki sifat sedikit toksik untuk kadar 10 ppm dan toksik untuk kadar diatas 20 ppm, sedangkan nanopartikel yang dicoating dengan BSA memiliki sifat tidak toksik. Uji in vivo menunjukkan adanya peningkatan signifikan kadar Fe pada kanker yang diuji dengan ICP-AES dan pada uji HPA tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kerusakan sel yang berarti dengan adanya injeksi nanopartikel. Nanopartikel magnetik difungsionalisasi dengan folic acid memiliki potensi targeting agent kanker atas dasar keakuratan targeting cancer dan sifat tidak toksik terhadap sel.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK ST.T 23/ 18 Har s
Uncontrolled Keywords: nanoparticles, BSA, folic acid, cancer
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Tekno Biomedik
Creators:
CreatorsEmail
Ferdinandus Hartono, 081411731030UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPrihartini Widiyanti, Dr. , drg. , M.Kes, S.Bio, CCDUNSPECIFIED
ContributorAndi Hamim Zaidan, Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 04 Jul 2018 22:35
Last Modified: 04 Jul 2018 22:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/73016
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item