KEBERLANJUTAN PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) PILAR SATU PADA PEMBUAT, PELAKSANA, DAN PENERIMA PROGRAM DENGAN PENDEKATAN MODIFIKASI ECOLOGICAL MODEL DI KABUPATEN SITUBONDO

GLOBILA NURIKA, 101614353004 (2018) KEBERLANJUTAN PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) PILAR SATU PADA PEMBUAT, PELAKSANA, DAN PENERIMA PROGRAM DENGAN PENDEKATAN MODIFIKASI ECOLOGICAL MODEL DI KABUPATEN SITUBONDO. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
TKL. 06-18 Nur k Abstrak.pdf

Download (26kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
TKL. 06-18 Nur k.pdf
Restricted to Registered users only until 6 July 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Program STBM pilar satu yang dilaksankan di Kabupaten Situbondo selama hampir 10 tahun masih belum maksimal dengan hasil yang masih jauh dari target RPJMN tahun 2019 yaitu 100% bebas BABS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keberlanjutan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pilar satu pada pembuat, pelaksana, dan penerima program dengan pendekatan modifikasi Ecological Model di Kabupaten Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan metode evaluatif melalui pendekatan kombinasi antara kualitatif dan kuantitatif. Rancang bangun penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian dilakukan di Kabupaten Situbondo. Informan penelitian diambil secara purposive sampling sebanyak 27 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kebijakan program yang meliputi komponen situasi dalam program STBM pilar satu di Kabupaten Situbondo termasuk dalam kategori baik begitu pula dengan komponen pertimbangan prioritas. Input program STBM pilar satu yang terdiri dari sumber daya pada pembuat program termasuk dalam kategori baik sedangkan sumber daya pada pelaksana program termasuk dalam kategori cukup. Faktor interpersonal dan intrapersonal pada penerima program STBM pilar satu diketahi bahwa masih terdapat 2 Kecamatan yang termasuk dalam kategori kurang yaitu di Kecamatan Kendit dan Mlandingan. Output program pada tingkat pembuat, pelaksana, serta penerima program STBM pilar satu termasuk dalam kategori cukup. Outcome program pada penerima program di Kecamatan Mlandingan termasuk dalam kategori kurang. Di Kecamatan Kendit dan Suboh termasuk dalam kategori cukup. Outcome pada pelaksana program termasuk dalam kategori cukup di Kecamatan Kendit, Mangaran, dan Suboh, sedangkan di Kecamatan Mlandingan termasuk dalam kategori kurang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah keberlanjutan program STBM pilar satu pada pembuat program termasuk dalam kategori berlanjut sedangkan pada pelaksana dan penerima program termasuk dalam kategori kurang berlanjut.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKL. 06-18 Nur k
Uncontrolled Keywords: Keberlanjutan program, STBM, ODF, Ecological Model
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD895-899 Industrial and factory sanitation
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Kesehatan Lingkungan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
GLOBILA NURIKA, 101614353004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorR. Azizah, Dr., SH., M.KesUNSPECIFIED
ContributorSetya Haksama, Dr., drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 05 Jul 2018 17:26
Last Modified: 05 Jul 2018 17:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/73021
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item