PENGARUH ETIKA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PROFESIONALISME DAN PROFESIONALISME TERHADAP HASIL KERJA (OUTCOMES) (Studi Empiris Pada Auditor Bea dan Cukai Kanwil VII Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Surabaya)

FADHILAH YUNIARTI, 090410701 L (2008) PENGARUH ETIKA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PROFESIONALISME DAN PROFESIONALISME TERHADAP HASIL KERJA (OUTCOMES) (Studi Empiris Pada Auditor Bea dan Cukai Kanwil VII Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Surabaya). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s2-2008-yuniartifa-9484-tea330-k.pdf

Download (446kB)
[img] Text (FULL TEXT)
7315a.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Profesionalisme merupakan hal yang mutlak harus dipenuhi oleh pegawai negeri sipil/ aparat pemerintah dewasa ini, terutama dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai salah satu organisasi pemerintah yang melayani masyarakat dalam bidang Kepabeanan dan Cukai, yang bernaung di bawah Departemen Keuangan, juga dituntut untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan profesional kepada masyarakat. Namun selama ini kita justru mendapati adanya `cap negatif mengenai Organisasi Bea dan Cukai, hal ini dipicu oleh pemberitaan — pemberitaan miring mengenai berbagai pelanggaran dan tindakan `negatif yang dilakukan oleh aparat Bea dan Cukai. Sudah menjadi pendapat umum di masyarakat bahwa Bea Cukai adalah sarang korupsi dan pungli. Pendapat ini didukung oleh survei Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Manajemen (LPEM) UI dan Bank Dunia tahun 2005 yang menempatkan instansi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai salah satu lmbaga terkorup di Indonesia dengan nilai korupsi mencapai Rp7 triliun per tahun. Survei LPEM UI tersebut memperkukuh temuan Transparency International Indonesia (TII) mengenai Bea Cukai sebelumnya. Survei TII menyatakan korupsi di Bea Cukai berasal dari biaya ilegal (pungutan liar/pungli) yang dilakukan terhadap pengusaha dengan angka mencapai Rp 23 miliar untuk 31 interaksi korup dari 140 responden dalam satu tahun (Sinar Harapan; 2005). Dua faktor penyebab utama yang menjadi perhatian peneliti adalah kode etik atau etika organisasi yang belum mampu mengakar dalam diri personal pegawai dan budaya organisasi negatif yang cenderung mendorong prilaku pegawai ke arah yang salah (Ali Muhdi, Kompas; 31 Agustus 2006). Padahal untuk mencapai profesionalisme, diperlukan etika dan nilai budaya positif yang sudah mengakar (Amrizal, 2004). Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh etika dan budaya organisasi terhadap profesionalisme, pengaruh profesionalisme terhadap kepuasan keda dan komitmen organisasi serta pengaruh kepuasan keda terhadap komitmen organisasi. Prosedur pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner pads auditor bea dan cukai Kanwil VII DJBC Surabaya, dan kuesioner yang dapat diolah sebanyak 38. Peneliti mengambil populasi auditor bea dan cukai, karena posisi auditor dalam instansi bea cukai justru dianggap posisi yang `paling basah' dan rentan tedadi korupsi serta kolusi. Pengujian dilakukan dengan regresi sederhana, menyatakan etika organisasi berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme, budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme, dan profesionalisme berpengaruh masing — masing terhadap kepuasan ker a dan komitmen organisasi. Terakhir, kepuasan kerja berpengaruh terhadap komitmen organisasi. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa jurnal Amrizal (2004) yang menjadi dasar penelitian dapat dibuktikan kebenarannya melalui penelitian kuantitatif ini. Hasil temuan ini memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya profesionalisme terutama bagi auditor bea dan cukai, untuk menghilangkan stempel sarang pungli dan korupsi dari instansi bea dan cukai dan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK TEA 33/08 Yun p
Uncontrolled Keywords: Corporate culture; performance standard
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics > BJ1725 Ethics of Social Groups, Classes, etc., Professional Ethics
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ6603-7390 Customs administration
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Magister Akuntansi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FADHILAH YUNIARTI, 090410701 LUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMoh. Nashih, Dr., Drs., MT., AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 29 Apr 2009 12:00
Last Modified: 05 Jul 2017 19:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/7315
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item