PERBEDAAN EFEKTIFITAS ANTARA ORAL HYGIENE CHLORHEXIDINE DENGAN POVIDONE IODINE TERHADAP PERTUMBUHAN KOLONISASI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN CANDIDA ALBICANS PADA KLIEN STROKE

Auliasari Siskaningrum, 131614153006 (2018) PERBEDAAN EFEKTIFITAS ANTARA ORAL HYGIENE CHLORHEXIDINE DENGAN POVIDONE IODINE TERHADAP PERTUMBUHAN KOLONISASI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN CANDIDA ALBICANS PADA KLIEN STROKE. Thesis thesis, Univeritas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK TKP.07-18 Sis p ABSTRAK.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
KKC KK TKP.07-18 Sis p TESIS.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan: CVA menyebabkan paralisis, gangguan kesadaran, kesulitan menelan, dan penurunan kebersihan mulut sehingga menyebabkan infeksi rongga mulut. Pada rongga mulut muncul berbagai pathogen seperti bakteri, jamur dan virus. Pathogen dapat menyebabkan infeksi dan meningkatkan risiko infeksi sekunder jika tidak dilakukan perawatan oral hygiene dengan baik. Tujuan penelitian adalah menjelaskan efektifitas oral hygiene chlorhexidine 0,2% dengan Povidon Iodine 1% terhadap pertumbuhan kolonisasi Staphylococcus aureus, dan Candida albicans, pada klien stroke. Metode: Desain penelitian quasi experiment dengan rancangan time series group design. Populasi penelitian adalah seluruh pasien di Ruang Rawat inap pasien stroke di Rumah sakit Umum daerah Kab. Jombang. Sampel sebanyak 40 orang dengan metode simple random sampling. Variabel penelitian yaitu jumlah kolonisasi Staphylococcus Aureus dan Candida Albicans. Pengambilan sampel dilakukan dengan kultur swab dan dilakukan uji General Linier Model Repeated Measure (GLM-RM) . Hasil dan Analisis: Hasil penelitian menunjukkan bahwa oral hygiene chlorhexidine dan povidone iodine berpengaruh terhadap penurunan jumlah kolonisasi staphylococcus aureus dan candida albicans. Kedua larutan tersebut sama-sama memiliki pengaruh terhadap penurunan jumlah kolonisasi jika dilihat dari nilai (p=0,005), namun jika dilihat dari rerata hari ke-6 terdapat perbedaan yaitu kelompok chlorhexidine (2,300) memiliki rerata jumlah kolonisasi lebih sedikit dibandingkan dengan kelompok povidone iodine (7,100). Diskusi dan Kesimpulan: Penurunan jumlah kolonisasi staphylococcus aureus dan candida albicans menunjukkan signifikan terjadi pada kelompok dengan perawatan oral hygiene chlorhexidine dan efektif terjadi pada hari ke-6 perawatan. Oral hygiene chlorhexidine disarankan pada pasien stroke untuk mencegah terjadinya infeksi mulut.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TKP.07/18 Sis p
Uncontrolled Keywords: stroke, CVA, oral hygiene, chlorhexidine, povidone iodine, staphylococcus aureus dan candida albicans.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > Magister Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Auliasari Siskaningrum, 131614153006UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorI. Ketut Sudiana, M.Si,, Dr., M.Si.UNSPECIFIED
ContributorErna Dwi Wahyuni, S.Kep, Ns, M.Kep.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 27 Jul 2018 18:25
Last Modified: 12 Dec 2018 15:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/73355
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item