MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS BUDAYA PESISIR

Maria Agustina Kleden and Uda Geragus and Yoseph Sugi (2017) MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS BUDAYA PESISIR. In: Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Aplikasinya 2017: Peranan Matematika dan Sistem Informasi di Era Big Data untuk Menunjang Perkembangan Iptek di Indonesia. Departemen Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga Surabaya, Surabaya, pp. 150-159. ISBN 978-602-14413-1-2

[img]
Preview
Text (Maria A. Kleden)
23-Maria-A.-Kleden_Undana__Pendidikan_.pdf

Download (463kB) | Preview
Official URL: http://math.fst.unair.ac.id/wp-content/uploads/201...

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP di Kabupaten Flores Timur. Pembelajaran matematika selama ini belum memanfaatkan lingkungan sekitar sehingga menjadi tidak bermakna dan sulit dipahami siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis (KKM) adalah model pembelajaran kontekstual berbasis budaya pesisir. Desain penelitian berbentuk pretest-posttest control group. Empat kelas siswa satu SMP Negeri di Kabupaten Flores Timur dipilih menjadi sampel penelitian secara purposive. Instrumen penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis (KKM) dan tes kemampuan awal matematis (KAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan KKM siswa yang memperoleh pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Pesisir (KBBP) maupun yang memperoleh pendekatan pembelajaran konvensional (PKv). Secara keseluruhan terdapat perbedaan peningkatan dan pencapaian KKM antara siswa kelas KBBP dan siswa kelas PKv. Pada siswa KAM atas tidak terdapat perbedaan pencapaian dan peningkatan KKM, sebaliknya pada KAM tengah dan KAM bawah terdapat perbedaan pencapaian dan peningkatan KKM. Peningkatan KKM pada kedua kelas berada pada kategori sedang. Pada kelas eksperimen, peningkatan KKM pada KAM atas dan tengah berada pada kategori tinggi namun kelompok KAM bawah berada pada kategori sedang. Pada kelas kontrol peningkatan KKM untuk KAM atas dan KAM tengah berada pada kategori sedang. Siswa KAM bawah mengalami peningkatan KKM namun tergolong dalam kategori rendah. Perbedaan pencapaian dan peningkatan KPMM ini disebabkan karena pada kelas eksperimen, siswa diberi kesempatan untuk bekerja, menemukan dan membangun sendiri konsep-konsep matematisnya berdasarkan konsep kehidupan sehari-hari. Pembelajaran seperti ini mampu menggali segala potensi positif siswa sehingga lebih bebas berpikir untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Item Type: Book Section
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Matematis, Kontekstual berbasis budaya pesisir
Subjects: Q Science > Q Science (General) > Q223-227 Communication in Science
Q Science > QA Mathematics > QA1-939 Mathematics
Q Science > QA Mathematics > QA16-20 Special Teaching Methods and Aids
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Matematika
PROSIDING > Seminar Nasional Matematika dan Aplikasinya 2017
Creators:
CreatorsEmail
Maria Agustina KledenUNSPECIFIED
Uda GeragusUNSPECIFIED
Yoseph SugiUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 07 Sep 2018 14:54
Last Modified: 07 Sep 2018 14:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/73906
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item