HUBUNGAN JARAK IPLT, KONTRUKSI SUMUR DAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR SUMUR DI SEKITAR IPLT BANYUWANGI

MUHAMMAD YUSTIA VANDANA, 101411535034 (2018) HUBUNGAN JARAK IPLT, KONTRUKSI SUMUR DAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR SUMUR DI SEKITAR IPLT BANYUWANGI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM.167-18 ABSTRAK.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM.167-18 SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 14 September 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.i

Abstract

Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) adalah instalasi pengolahan air limbah yang dirancang khusus untuk menerima dan mengolah lumpur tinja serta merupakan pengolahan lanjutan setelah penampungan oleh tangki. Keberadaan IPLT yang dekat dengan sumber air warga mempunyai resiko pencemaran lingkungan dan memerlukan perhatian khusus. Air tanah sebagai salah satu sumber air yang difungsikan untuk berbagai kegiatan sanitasi maupun konsumsi harus dicegah dari kemungkinan kontaminasi dan cemaran dalam mengantisipasi dampak buruk pada kesehatan masyarakat. Risiko gangguan kesehatan terutama pencernaan akan timbul karena kaitannya dengan cemaran tinja terhadap air tanah. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan jarak IPLT, kontruksi sumur dan perilaku masyarakat dengan kualitas bakteriologis air sumur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaf, yang menggunakan rancangan studi potong lintang (cross sectional) yang dilakukan di sekitar IPLT RW 3 Lingkungan Kramat, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi. Sampel penelitian berjumlah sebanyak 30 responden dengan menggunakan metode simple random sampling. Uji Chi Square bertujuan untuk menganalisis ada atau tidaknya hubungan dua variabel independen yang semuanya merupakan data kategorik untuk melihat kemaknaan secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan jarak IPLT dan jarak resapan septic tank dengan kualitas bakteriologis air sumur gali warga, masing masing mempunyai nilai p = 1.000 dan p = 0,632 (p >0,05), sementara untuk perilaku masyarakat dan kontruksi fisik sumur mempunyai hubungan yang signifikan dengan kandungan koliform air sumur gali warga sekitar IPLT dengan nilai. p = 0.018 dan p = 0.039 (p <0,05). Kesimpulan yang dapat ditarik bahwa perilaku masyarakat dan kontruksi fisik sumur gali yang baik cenderung lebih memiliki tingkat kualitas bakteriologis air sumur yang baik, begitu juga sebaliknya. Pemeriksaan rutin kualitas bakteriologis air sumur gali secara berkala dilakukan untuk mencegah terjadinya pencemaran pada air sumur serta memperbaiki pola pikir masyarakat dan kontruksi sumur gali untuk mengurangi risiko pencemaran bakteriologis air bersih warga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.167/18 Van h
Uncontrolled Keywords: IFMP, well water, community behavior, well construction
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD YUSTIA VANDANA, 101411535034UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLilis Sulistyorini, Dr., Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 14 Sep 2018 13:37
Last Modified: 14 Sep 2018 13:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/73976
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item