ANALISIS RISIKO DENGAN TASK RISK ASSESSMENT PADA PEKERJA SEKSI RAWMILL, KILN, COAL MILL (RKC) DI PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK, PABRIK TUBAN JAWA TIMUR

FAIZA DINA SARI, 101411133018 (2018) ANALISIS RISIKO DENGAN TASK RISK ASSESSMENT PADA PEKERJA SEKSI RAWMILL, KILN, COAL MILL (RKC) DI PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK, PABRIK TUBAN JAWA TIMUR. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM.168-18 Sar a ABSTRAK.pdf

Download (93kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM.168-18 Sar a SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 14 September 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin maju membuat PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, Pabrik Tuban merubah irama kerja melalui perubahan sebagian pekerjaan manual handling dengan berbagai macam mesin dan peralatan produksi yang canggih. Adanya mesin, alat berat dan bahan berbahaya dalam proses produksi semen akan diikuti dengan konsekuensi bahaya yang berdampak pada keselamatan dan kesehatan pekerja. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan identifikasi bahaya, penilaian risiko, upaya pengendalian risiko dan penilaian risiko sisa yang terpantau dan terevaluasi dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisia risiko pada pekerja seksi RKC di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, Pabrik Tuban dengan menggunakan task risk assessment. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode pangambilan data secara observasional dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan waktu penelitiannya merupakan penelitian cross sectional.penelitian ini dilakukan berdasarkan tahapan kerja dari tujuh area kerja dengan menggunakan alat/instrumen berupa Job Safety Analysis, Task Risk Assessment, lembar observasi checklist dan pedoman wawancara. Hasil penelitian yang dilakukan berdasarkan tujuh area kerja di seksi RKC menunjukkan 24 macam bahaya teridentifikasi dari 22 jenis pekerjaan. Berdasarkan hasil penilaian risiko, terdapat 20 risiko bahaya rendah dan 15 risiko bahaya sedang. Upaya pengendalian yang dilakukan oleh perusahaan sudah cukup baik dan sesuai dengan hirarki pengendalian K3. Namun, masih terdapat 16 bahaya dengan risiko sisa yang masih perlu dilakukan pengendalian tindak lanjut. Sedangkan, komunikasi risiko K3 yang dilakukan masih belum merata seperti komunikasi risiko K3 pada operator CCR yang tidak maksimal. Untuk mengurangi angka kecelakaan kerja perusahaan masih perlu melakukan beberapa perbaikan dan pemantauan pengendalian sesuai persyaratan K3. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa pengendalian yang perlu dan perbaikan seperti pembuatan ulang prosedur kerja yang sesuai dengan kondisi area kerja; pembuatan instruksi kerja bagi pekerjaan yang tidak memiliki instruksi kerja; pemantauan dan evaluasi terhadap dokumen IPDK, penutupan kasus unsafe condition dalam negative list, penyampaian komunikasi risiko K3; serta pemasangan dan pemeliharaan pengaman dan rambu K3.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.168/18 Sar a
Uncontrolled Keywords: control, hazard identification, residual risk, risk assessment
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD9720-9975 Manufacturing industries
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FAIZA DINA SARI, 101411133018UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTri Martiana, Dr., dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 14 Sep 2018 13:51
Last Modified: 14 Sep 2018 13:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/73977
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item