HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERSONAL DAN POSISI KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA NELAYAN

NEFRI DAIKA, 101411133053 (2018) HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERSONAL DAN POSISI KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA NELAYAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM 181 - 18 Dai h-Abstrak.pdf

Download (59kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM 181 - 18 Dai h.pdf
Restricted to Registered users only until 29 September 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) disebabkan karena posisi kerja tidak alamiah. Nelayan dituntut untuk melakukan pekerjaan secara manual dengan posisi kerja tidak alamiah seperti membungkuk, berdiri statis, jongkok, dan kaki ditekuk. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor personal dan posisi kerja dengan kejadian keluhan muskuloskeletal pada nelayan. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 67 nelayan. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Data posisi kerja nelayan dianalisis menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), dan data keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dianalisis menggunakan Nordic Body Map (NBM). Analisis data menggunakan uji korelasi spearman rho’s dengan tingkat signifikasi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,6% nelayan berumur 41 – 60 tahun, 89,3% nelayan memiliki masa kerja > 10 tahun, 85,7% nelayan memiliki kebiasaan merokok < 10 batang rokok/hari, dan 78,9% memiliki ukuran tubuh normal. Sebanyak 73,2% nelayan memiliki risiko MSDs tinggi, dan posisi kerja yang dilakukan memiliki tingkat risiko sangat tinggi 46,4%. Hasil uji korelasi Spearman rho’s menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor personal (umur, masa kerja, dan ukuran tubuh) dengan keluhan muskuloskeletal. Sedangkan hubungan kebiasaan merokok dengan keluhan musculoskeletal tidak terdapat hubungan. Dari hasil pengumpulan data didapatkan hubungan yang sedang (r = 0,407) antara posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat korelasi antara posisi kerja dengan keluhan muskuloskeletal. Saran yang dapat diberikan adalah nelayan dianjurkan untuk melakukan peregangan otot dan diselingi dengan melakukan istirahat dan melakukan olahraga pada saat sedang libur melaut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 181/18 Dai h
Uncontrolled Keywords: Personal factors, work position, musculoskeletal complaint
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NEFRI DAIKA, 101411133053UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAbdul Rohim Tualeka, Dr., Drs., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 29 Sep 2018 11:07
Last Modified: 29 Sep 2018 11:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/74168
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item