ANALISIS PAPARAN KADAR GAS HIDROGEN SULFIDA (H2S) TERHADAP KELUHAN PERNAPASAN DAN GANGGUAN FUNGSI PARU PADA PEMULUNG TPA KENEP PASURUAN

KIKI AWALUL CHASANAH, 101411133013 (2018) ANALISIS PAPARAN KADAR GAS HIDROGEN SULFIDA (H2S) TERHADAP KELUHAN PERNAPASAN DAN GANGGUAN FUNGSI PARU PADA PEMULUNG TPA KENEP PASURUAN. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM 183 - 18 Cha a-Abstrak.pdf

Download (60kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM 183 - 18 Cha a.pdf
Restricted to Registered users only until 29 September 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Hidrogen Sulfida (H2S) atau lebih dikenal dengan gas telur busuk merupakan salah satu penyebab gangguan pernapasan. Gas H2S dapat ditemukan di tempat di mana ada pembusukan material organik misalnya Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Salah satu kelompok yang paling besar mengalami risiko kemungkinan keluhan pernapasan dan gangguan fungsi paru adalah pemulung TPA. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keluhan pernapasan dan gangguan fungsi paru pada pemulung TPA Kenep Pasuruan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional, dengan menggunakan desain studi cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 36 orang, terdiri dari 19 sampel pemulung dan 17 sampel nonpemulung. Sampel lingkungan dalam penelitian ini adalah gas H2S. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan pengukuran oleh tenaga laboratorium. Analisis data menggunakan tabulasi silang dan uji T sampel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar gas H2S yang terukur zona pemulung dan zona nonpemulung berada di bawah baku mutu lingkungan. Tidak ada perbedaan keluhan pernapasan antara pemulung dan nonpemulung (p=0,141). Begitu pula pada gangguan fungsi bahwa tidak ada perbedaan gangguan fungsi paru antara pemulung dan nonpemulung (p=0,134). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kadar gas H2S yang terukur baik di zona pemulung maupun zona nonpemulung masih dalam kategori aman. Adanya keluhan pernapasan dan gangguan fungsi paru pada tiap responden kemungkinan besar disebabkan oleh karakteristik individu masing-masing. Untuk itu, sebaiknya perlu ada pemeriksaan rutin dari puskesmas terdekat dan responden juga hendaknya berusaha untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 183/ 18 Cha a
Uncontrolled Keywords: H2S, respiratory complaints, pulmonary function disorders, scavengers
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
KIKI AWALUL CHASANAH, 101411133013UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorCorie Indria Prasasti, S. KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 29 Sep 2018 11:20
Last Modified: 29 Sep 2018 11:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/74169
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item