DEWAN PERWAKILAN DAERAH SEBAGAI REPRESENTASI DAERAH PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 10/PUU-VI/2008

YOGI ARI HARTANTO, 031011079 (2018) DEWAN PERWAKILAN DAERAH SEBAGAI REPRESENTASI DAERAH PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 10/PUU-VI/2008. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (311kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FH 176-18 Har d.pdf
Restricted to Registered users only until 1 October 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Reformasi tahun 1998 telah melahirkan perubahan dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia. Salah satu perubahan ini adalah dibentuknya Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai representasi daerah menggantikan keberadaan dari Utusan Daerah yang dianggap kurang sesuai dengan tujuan pembentukannya yang sebagai lembaga perwakilan daerah dalam upaya penegakan kedaulatan rakyat. Pasca putusan mahkamah konstitusi nomor 10/PUU-VI/2008 pencalonan DPD bukan lagi terbatas pada perseorangan tetapi juga membuka peluang untuk anggota partai politik asalkan calon tersebut berasal dari daerah pemilihan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.176/18 Har d
Uncontrolled Keywords: Lembaga Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Daerah, Pencalonan Keanggotaan, Putusan Mahkamah Konstitusi.
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3154-3370 Constitutional law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
YOGI ARI HARTANTO, 031011079UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDri Utari C. R, S. H., LL. MUNSPECIFIED
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 01 Oct 2018 12:57
Last Modified: 01 Oct 2018 12:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/74193
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item