TANGGUNG GUGAT LABEL REKAMAN DALAM PERJANJIAN KERJASAMA REKAMAN ARTIS DAN PERJANJIAN MANAJEMEN ARTIS

Alrido Pradanar, 031311133012 (2018) TANGGUNG GUGAT LABEL REKAMAN DALAM PERJANJIAN KERJASAMA REKAMAN ARTIS DAN PERJANJIAN MANAJEMEN ARTIS. Skripsi thesis, Fakultas Hukum.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak 1.pdf

Download (53kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 2 October 2021.

Download (2MB)

Abstract

Kebebasan setiap orang dalam berekspresi di bidang musik telah mengarah ke keuntungan secara finansial. Hal ini ditandai dengan bermunculannya label rekaman dalam industri musik yang mengakomodir kegiatan setiap pencipta lagu dan artis. Artis yang merupakan pelaku pertunjukan memiliki kesempatan besar dalam menjalin kerjasama dengan label rekaman baik dalam bentuk rekaman lagu dan manajemen atas pekerjaan terkait keprofesiannya sebagai performer. Seperti halnya Sony Music yang merupakan salah satu label rekaman terbesar di Indonesia telah berkontribusi melahirkan artis – artis nasional dan lagu – lagu hits terbaik seperti Judika, Fatin, Rio Febrian dan masih banyak lagi. Namun dalam praktiknya sering kali terjadi pelanggaran – pelanggaran klausula perjanjian oleh label rekaman. Berdasarkan latar belakang tersebut, dapat dibuat dua rumusan masalah yakni hubungan hukum para pihak dalam perjanjian kerja sama rekaman artis dan perjanjian manajemen artis dan upaya hukum para pihak dalam perjanjian kerja sama rekaman artis dan perjanjian manajemen artis. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Kedua pendekatan ini digunakan untuk mengkaji dan menganalisa permasalahan yang menjadi objek pembahasan. Pendekatan perundang-undangan, (statute approach) dilakukan dengan menelaah semua undang-undang dan regulasi yang bersangkut paut dengan isu hukum yang sedang ditangani. Hasil dari telaah tersebut merupakan suatu argumen untuk memecahkan isu hukum yang dihadapi. Perjanjian kerjasama rekaman artis dan perjanjian manajemen artis merupakan dua perjanjian berbentuk baku yang menjadi satu kesatuan. Dalam kenyataan yang dijalani tak luput dari kekurangan – kekurangan atas tidak terpenuhinya kewajiban label rekaman sehingga mengakibatkan kerugian terutama pada pihak artis yang memiliki kedudukan dibawah label rekaman sebagai perusahaan besar. Tidak adanya opsi forum penyelesaian sengketa secara jelas menyebabkan upaya hukum yang dapat dilakukan adalah pengajuan gugatan ke pengadilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK FH 201/18 Pra t
Uncontrolled Keywords: Artist recording cooperation contract, artist management contract, liability of loss
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Dasar Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsEmail
Alrido Pradanar, 031311133012UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorErni Agustin, , S.H.,LL.M.,UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 02 Oct 2018 09:48
Last Modified: 02 Oct 2018 09:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/74223
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item