PERBANDINGAN SOCIAL SUPPORTTERHADAP IBU HAMIL YANG MELAHIRKAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR NORMAL DI RSUD.Dr. MOH. SOEWANDHIE SURABAYA

Ermiati, NIM010981818 (2018) PERBANDINGAN SOCIAL SUPPORTTERHADAP IBU HAMIL YANG MELAHIRKAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN BAYI BERAT BADAN LAHIR NORMAL DI RSUD.Dr. MOH. SOEWANDHIE SURABAYA. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
PPDS.IKJ. 06-18 Erm p Abstrak.pdf

Download (16kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
PPDS.IKJ. 06-18 Erm p.pdf
Restricted to Registered users only until 9 October 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Salah satu komplikasi dalam kehamilan adalah berat badan lahir bayi rendah (BBLR). Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi permasalahan hampir diseluruh negara, termasuk di Indonesia. Karena bayi BBLR rentan terhadap penyakit yang dapat menimbulkan morbiditas dan mortalitas sehingga menjadi penting untuk diperhatikan. Prevalensi BBLR di RSUD.Dr.Moh. Soewandhie sebanyak 7,47% atau sekitar 45 bayi BBLR setiap bulannya. Faktor penyebab terjadinya BBLR antara lain faktor intrinsik, ekstrinsik dan penyedia layanan kesehatan. Salah satu faktor ekstrinsik yang berupa dukungan sosial, diduga dapat menurunkan kecemasan ibu hamil yang berperan secara tidak langsung pada kejadian BBLR. Tujuan: membandingkan dukungan sosial ibu hamil yang melahirkan bayi BBLR dengan ibu yang melahirkan bayi BBL Normal di RSUD.Dr.Moh. Soewandhie Surabaya. Metode: penelitiancase control, dengan purposive non random-sampling terhadap ibu post partum persalinan normal di ruang bersalin selama dua bulan pada tahun 2017. Responden yang bersedia mengikuti penelitian ini, menandatangani pernyataan persetujuan dari peneliti, mengisi kuisioner data demografis, Holmes dan Rahe, HARS, HDRS dan Social support Sarason-6 dengan self rated. Hasil : Dari 79 responden yang diambil, 3 responden dieksklusi dan 76 responden(42 etnis Madura, 34 etnis Java) dengan rentang usia responden 26-28 tahun, mendapatkan dukungan terbanyak dari suami, orang tua, saudara, dan teman. Jawaban responden atas penerimaan dukungan secara kuantitas dan kualitas dinyatakan baik dan puas, namun dukungan sosial tersebut tidak menurunkan atau mengurangi kejadian BBLR. Uji statistik regresi logistik, menunjukkan tidak ada perbedaan dukungan sosial terhadap ibu hamil yang melahirkan BBLR dengan ibu hamil yang melahirkan BBL Normal. Kesimpulan: Pada penelitian ini, dukungan sosial terhadap ibu hamil tidak berhubungan dengan terjadinya BBLR. Kemungkinan faktor-faktor nutrisi, pendapatan keluarga perbulan dan tingkat pendidikan ibu hamil yang berhubungan dengan terjadinya BBLR.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IKJ. 06-18 Erm p
Uncontrolled Keywords: BBLR, BBL Normal, dukungan sosial
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF501-504.3 Motivation
R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran Jiwa
Creators:
CreatorsNIM
Ermiati, NIM010981818NIM010981818
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorNining Febriyana, dr., Sp.KJ (K)UNSPECIFIED
Thesis advisorAditiawarman, DR., dr., Sp.O.G (K)UNSPECIFIED
Thesis advisorBudiono, dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 09 Oct 2018 12:23
Last Modified: 09 Oct 2018 12:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/74495
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item