PERBANDINGAN KADAR LAKTAT KAPILER PADA PASIEN PNEUMONIA KOMUNITAS DERAJAT KEPARAHAN TIDAK BERAT DAN DERAJAT KEPARAHAN BERAT

Kowiy Akbar (2018) PERBANDINGAN KADAR LAKTAT KAPILER PADA PASIEN PNEUMONIA KOMUNITAS DERAJAT KEPARAHAN TIDAK BERAT DAN DERAJAT KEPARAHAN BERAT. Thesis thesis, Fakultas Kedokteran.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (118kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 10 October 2021.

Download (1MB)

Abstract

Pendahuluan: Pneumonia komunitas adalah penyakit inflamasi pada jaringan paru yang disebabkan mikroorganisme yang didapat dari lingkungan di luar rumah sakit. Pneumonia severity index (PSI) dan kriteria keparahan menurut ATS/IDSA telah digunakan secara luas untuk memprediksi keparahan pneumonia komunitas. Kedua metode tersebut mebutuhkan beberapa pemeriksaan laboratorium yang memerlukan waktu untuk mengetahui hasilnya. Laktat adalah suatu biomarker yang dapat diukur dengan alat point-of-care dengan hasil yang cepat diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar laktat kapiler pada pasien pneumonia komunitas derajat keparahan tidak berat dan derajat keparahan berat, sehingga diharapkan laktat dapat digunakan sebagai metode tambahan untuk penggolongan keparahan dan dasar terapi pneumonia sesuai tingkat keparahannya. Metode: Penelitian ini bersifat cross-sectional dan dilakukan di instalasi rawat darurat sebuah rumah sakit pendidikan. Diagnosis pneumonia ditegakkan berdasar pada gejala, temuan klinis, dan hasil radiologi. Kadar laktat kapiler diukur dengan alat Accutrend Plus. Derajat keparahan pneumonia ditentukan berdasarkan kriteria ATS/IDSA. Hasil: Rerata usia pasien adalah 54,8±13,7. Rerata kadar laktat seluruh subyek adalah 3,40±1,52, rerata kadar laktat kelompok pneumonia tidak berat adalah 2,25±0,94, dan rerata kadar laktat kelompok pneumonia berat adalah 4,56±1,01. Laktat ditemukan berbeda signifikan pada kedua kelompok. Nilai cutoff laktat untuk penggolongan keparahan pneumonia adalah 3.2 mmol/L (sensitivitas 95,5%, spesifisitas 86,4%, dan AUC 0,946). Kesimpulan: Prediksi keparahan dini pneumonia komunitas penting untuk menentukan perlunya perawatan di ruang intensif dan pengawasan ketat. Kadar laktat dapat digunakan untuk penggolongan keparahan dengan cepat di instalasi rawat darurat.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS PKR 05/18 Akb p
Uncontrolled Keywords: laktat, pneumonia, keparahan
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Pulmonologi dan Ilmu kedokteran Respirasi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Kowiy AkbarUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorResti Yudhawati, dr.,SpP(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 10 Oct 2018 16:56
Last Modified: 10 Oct 2018 16:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/74572
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item