APLIKASI SCAFFOLD KITOSAN-GELATIN-BOVINE HIDROKSIAPATIT PADA BONE MARROW MESENCHYMAL STEM CELLS TIKUS

MUHAMMAD DIMAS ADITYA ARI, 021524153003 (2018) APLIKASI SCAFFOLD KITOSAN-GELATIN-BOVINE HIDROKSIAPATIT PADA BONE MARROW MESENCHYMAL STEM CELLS TIKUS. Thesis thesis, Fakultas Kedokteran Gigi.

[img]
Preview
Text (abstrak)
abstrak1.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 10 October 2021.

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang. Intervensi bedah dengan material pengganti tulang masih dibutuhkan untuk mempercepat proses pembentukan tulang baru. Kombinasi kitosan-gelatin dan bovine hidroksiapatit (K-G/BHA) dapat menghasilkan sebuah scaffold yang memiliki sifat serupa dengan jaringan fisiologis tulang. Scaffold yang diaplikasikan dengan bone marrow mesenchymal stem cells (BM-MSCs) dapat menjanjikan sebuah pembentukan tulang baru. Tujuan. Mengetahui potensi scaffold K-G/BHA 20:80 (w/w) sebagai standard biomaterial rekayasa jaringan tulang, viabilitas, perlekatan dan aktifitas alkaline phosphatase (ALP) pada BM-MSCs tikus. Metode. Pengujian karakteristik scaffold K-G/BHA 20:80 (w:w) dilakukan untuk mengetahui ukuran pori, rasio swelling, water content percentage (WCP) dan tingkat degradasi. BM-MSCs didapatkan melalui isolasi langsung dari femur tikus. Pengujian viabilitas hari ke-1 dan ke-3 terhadap BM-MSCs dilakukan menggunakan metode MTT, pengujian perlekatan hari ke-1 dan ke-3 dilakukan menggunakan SEM dan aktifitas ALP pada hari ke-3, ke-7 dan ke-14 menggunakan metode ELISA. Hasil. Hasil karakterisasi scaffold K-G/BHA 20 (w:w) pada ukuran pori sebesar 254.44 μm, rasio swelling hari ke-1; 3; dan 7 sebesar 0.910±0.116; 1.250±0.227; dan 2.108±0.141, WCP hari ke-1; 3; dan 7 sebesar 47.487±3.088%; 55.204±4.274%; dan 67.770±1.451% dan tingkat degradasi hari ke-1; 3; dan 7 sebesar 13.200±1.830%; 19.238±1.786%; dan 22.507±1.517%. Persentase sel yang hidup pada hari ke-1 dan 3 adalah 77.294±0.715% dan 86.016±0.642%. Terdapat peningkatan perlekatan BM-MSCs pada hari ke-1 dan 3. Aktifitas ALP hari ke 3; 7; dan 14 sebesar 0.1663±0.0043 mmol/L; 0.1317±0.0041 mmol/L; dan 0.1210±0.0054 mmol/L. Kesimpulan. Karakteristik scaffold K-G/BHA 20:80 (w:w) memenuhi standar sebagai biomaterial rekayasa jaringan tulang. Scaffold K-G/BHA dapat meningkatkan persentase sel hidup dan perlekatan BM-MSCs serta menginduksi pembentukan tulang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKG 02/18 Ari a
Uncontrolled Keywords: Scaffold K-G/BHA, Viability, Cell attachment, Alkaline phosphatase.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S2 Ilmu Kesehatan Gigi
Creators:
CreatorsNIM
MUHAMMAD DIMAS ADITYA ARI, 021524153003UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAnita Yuliati, Prof. Dr. , drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 10 Oct 2018 17:28
Last Modified: 10 Oct 2018 17:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/74576
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item