Budaya Kritis di Kalangan Generasi Millennial (Kajian Etnografi Tentang Kebebasan Intelektual dalam Komunitas Taman Baca Kesiman, Bali)

I Gusti Agung Dewi Widyastuti, 071611623023 (2018) Budaya Kritis di Kalangan Generasi Millennial (Kajian Etnografi Tentang Kebebasan Intelektual dalam Komunitas Taman Baca Kesiman, Bali). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.IIP.49 18 Wid b.pdf

Download (67kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.IIP.49 18 Wid b.pdf
Restricted to Registered users only until 17 October 2021.

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.IIP.49 18 Wid b.pdf

Download (283kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Generasi Millennial sebagai generasi yang merasakan lonjakan kebudayaan yang substantif, empiris dan materiil dari penggunaan internet ini mendapatkan sorotan tajam terkait kemampuan berpikir kritis mereka. Di tengah era informasi ini, beberapa studi menggambarkan Generasi Millennial sebagai generasi yang kurang kritis dalam menanggapi informasi di dunia virtual seperti tidak bisa mengidentifikasi berita bohong atau propaganda di internet. Studi-studi lainnya juga menggambarkan generasi ini komsumtif, acuh pada isu lingkungan, anti sosial karena ketergantungan pada internet dan menyenangi nilai-nilai ekstrinsik seperti citra atau uang. Di tengah gambaran yang diberikan studi-studi itu, Generasi Millennial dalam komunitas Taman Baca Kesiman menunjukkan gambaran yang berbeda. Mereka mengembangkan budaya kritis dalam komunitasnya, salah satunya ditunjukkan melalui keleluasaan mereka berdialektika dengan isu „kiri” yang di Indonesia sendiri masih menjadi barang tabu untuk dibicarakan. Di tengah berbagai sensor dan paranoia intelektual „kiri‟ yang masih berlangsung di Indonesia, mereka mampu berpikir kritis dan tetap menjalani berbagai aktivisme kontemporer. Studi kualitatif ini berusaha mengungkap praktik-praktik budaya kritis Generasi Millennial serta bagaimana praktik itu terbangun, termasuk pengembangan sikap kritis mereka dalam komunitasnya. Studi ini menggunakan metode etnografi yang dibantu oleh pandangan Bourdieu mengenai Ranah, Habitus dan Modal Budaya dalam mengurai proses Generasi Millennial menghasilkan praktik budaya kritis yang dipengaruhi oleh komunitas TBK sebagai suatu ranah. Studi ini menemukan bahwa dalam praktik kulturalnya, Generasi Millennial TBK tidak hanya menggunakan satu pendekatan dialektis tetapi dua sekaligus yakni dialektika idealisme serta dialektika materialisme di mana selama ini dua pendekatan tersebut merupakan suatu dikotomi. Budaya kritis yang mereka lakoni pada gilirannya memberikan mereka berbagai modal dalam kehidupan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.IIP.49/18 Wid b
Uncontrolled Keywords: kebebasan intelektual, budaya kritis, dialektika idealisme, dialektika materialisme, generasi millennial, etnografi
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Creators:
CreatorsEmail
I Gusti Agung Dewi Widyastuti, 071611623023UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRahma Sugihartati, NIDN. 0001046501UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 17 Oct 2018 16:21
Last Modified: 17 Oct 2018 16:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/74804
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item