PERAN KOMUNITAS ANAK JALANAN DALAM MENGEMBANGKAN MODAL BUDAYA LITERASI MELALUI PRAKTIK REPRODUKSI KULTURAL

DAFFA GANTARA, 071411631032 (2018) PERAN KOMUNITAS ANAK JALANAN DALAM MENGEMBANGKAN MODAL BUDAYA LITERASI MELALUI PRAKTIK REPRODUKSI KULTURAL. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.IIP.64 18 Gan p.pdf

Download (100kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.IIP.64 18 Gan p.pdf
Restricted to Registered users only until 17 October 2021.

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.IIP.64 18 Gan p.pdf

Download (237kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Fenomena anak jalanan merupakan salah satu permasalahan sosial yang melanda kota-kota besar di Indonesia. Salah satunya adalah kota Surabaya, sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia juga tidak luput dari meningkatnya populasi anak jalanan. Berdasarkan hal tersebut dapat dilihat bahwa anak jalanan masih belum tersentuh oleh pemerintah terutama dalam pengembangan pendidikan literasi pada anak. Perkembangan pendidikan literasi anak jalanan di Indonesia menjadi persoalan yang sangat menarik untuk diperbincangkan. Mengingat bahwa budaya literasi di Indonesia masih rendah dan belum mendarah daging dikalangan masyarakat khususnya anak-anak. Buruknya kemampuan literasi anak berdampak pada kurangnya kemampuan mereka dalam penguasaan bidang ilmu pengetahuan atau bahkan tidak mendapatkan pendidikan literasi tersebut. Tidak sedikit anak jalanan yang berperilaku negatif akibat kurangnya ilmu pengetahuan mereka. dampak negatif yang akan muncul ketika literasi anak jalanan menurun tersebut menunjukkan pentingnya mengembangkan kemampuan pendidikan literasi anak. Dengan adanya permasalahan tersebut, munculah komunitas yang bernama Natha Aruna Mereka mengulurkan tangan bagi kaum anak jalanan dalam upaya pencegahan rendahnya pendidikan literasi. Untuk menganalisa hal tersebut maka digunakan teori Reproduksi Kultural Pierre Bourdieu, untuk mengetahui bagaimana peran komunitas Natha Aruna dalam mengembangkan modal budaya literasi anak jalanan di pemukiman makam rangkah Surabaya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa komunitas Natha Aruna menggunakan Praktik sosial untuk mengembangkan literasi anak jalanan dengan menggolongkan menjadi 3 golongan sesuai dengan kemampuan anak tersebut dalam menangkap materi literasi yang diberikan yaitu Low Grade, Middle Grade,dan High Grade.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.IIP.64/18 Gan p
Uncontrolled Keywords: peran komunitas, anak jalanan, reproduksi kultural, budaya literasi
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Creators:
CreatorsEmail
DAFFA GANTARA, 071411631032UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRahma Sugihartati, NIDN. 0001046501UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 17 Oct 2018 18:09
Last Modified: 17 Oct 2018 18:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/74820
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item