BONEK DAN SEPAKBOLA INDONESIA: GERAKAN SOSIAL PERSEBAYA UNTUK MEMPEROLEH PENGAKUAN PSSI

ADITYA MEIDY IRSANDY, 071311333044 (2018) BONEK DAN SEPAKBOLA INDONESIA: GERAKAN SOSIAL PERSEBAYA UNTUK MEMPEROLEH PENGAKUAN PSSI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.P.63 18 Irs b.PDF

Download (40kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.P.63 18 Irs b.PDF
Restricted to Registered users only until 23 October 2021.

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.P.63 18 Irs b.pdf

Download (546kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai hal yang telah dilakukan oleh Bonek dalam melakukan perjuangan untuk menuntut pengembalian status Persebaya 1927 yang dibekukan oleh PSSI. Membesarnya kekuatan Bonek diikuti dengan tantangan yang berada di depannya. Aksi-aksi demonstrasi terus dilakukan terutama setiap jelang kongres PSSI agar status Persebaya dipulihkan sehingga bisa kembali berlaga di kompetisi resmi. Para manajemen Persebaya pun tidak luput dari aksi-aksi protes mereka. Bonek terus mendorong manajemen agar legalitas hak merek, nama dan logo Persebaya terus diproses. Penggunaan metode penelitian kualitatif dipilih dalam penyusunan penelitian ini. Sebab metode ini dipilih karena mampu menjawab rumusan masalah mengenai strategi Bonek agar Persebaya memperoleh pengakuan dari PSSI dan masuk dalam Kompetisi Tingkat Nasional Tahun 2017. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan data wawancara, dokumen, artikel media massa baik cetak maupun elektronik serta media sosial. Dalam memperjuangkan pengembalian status Persebaya 1927 yang dibekukan oleh PSSI strategi gerakan yang dilakukan oleh Bonek dan tim internal Persebaya adalah keterlibatan krisis (critical engagement). Kerja sama antara organisasi gerakan sosial dengan mengkombinasikan strategi advokasi dengan strategi kerjasama ketika menghadapi pemerintah atau agen-agen negara lainnya (parlemen, badan-badan yudikatif, dan militer). Namun kerjasama yang dilakukan oleh Bonek dan tim internal Persebaya 1927 bukanlah kerjasama dengan agen negara seperti parlemen atau militer, melainkan kerjasama dengan lembaga-lembaga negara terkait masalah di bidang keolahragaan salah satunya bekerja sama dengan Menpora. Strategi kerjasama dalam memobilisasi massanya tampak pada perjuangan yang dilakukan oleh Bonek seperti, berupaya mendapatkan dukungan baik dari 5 tim lainnya yang dibekukan oleh PSSI (Persibo Bojonegoro, Persiwangi Banyuwangi, Persema Malang, Arema Indonesia dan Lampung FC) maupun masyarakat, dengan melakukan berbagai aksi demonstrasi, aksi diplomasi serta mengikutsertakan seluruh Bonek dari berbagai daerah dalam putusan Kongres PSSI tahunan yang dilaksanakan di Bandung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.P.63/18 Irs b
Uncontrolled Keywords: Persebaya, Bonek, Pembekuan PSSI, Kongres Luar Biasa (KLB), Critical Engagement, Sepakbola.
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia > 6651 Political institutions and public administration (Asia,Africa, Australia, Pacific Area, etc.)
H Social Sciences > H Social Sciences (General) > H61-97 Policy sciences
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsEmail
ADITYA MEIDY IRSANDY, 071311333044UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorUcu Martanto, S.IP., MA.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 23 Oct 2018 08:44
Last Modified: 23 Oct 2018 08:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75015
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item