PRAKTIK – PRAKTIK KULTURAL DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA BACA PADA PERPUSTAKAAN KOMUNITAS “PERPUSTAKAAN JALANAN” DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Alvin Muhammad Irham, 071411631028 (2018) PRAKTIK – PRAKTIK KULTURAL DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA BACA PADA PERPUSTAKAAN KOMUNITAS “PERPUSTAKAAN JALANAN” DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.IIP.95 18 Irh p.pdf

Download (63kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.IIP.95 18 Irh p.pdf
Restricted to Registered users only until 23 October 2021.

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.IIP.95 18 Irh p.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Budaya membaca masyarakat saat ini sudah semakin menurun. Hal ini pun berkaitan dengan zaman yang semakin maju didukung oleh berkembangnya teknologi – teknologi yang semakin mendukung dan memudahkan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan informasi sehari – hari mereka. Akibatnya budaya membaca mereka pun semakin luntur, karena masyarakat saat ini lebih memilih berselancar di internet, menonton TV dan mendengarkan radio. Kondisi ini dinilai sungguh memprihatinkan, menginagt bahwa Indonesia termasuk peringkat ke-2 terendah dalam budaya minat baca masyaraktnya. Daerah Istimewa Yogyakarta terkenal sebagai kota pendidikan, dimana terdapat banyak kampus – kampus yang berkelas disana, malah menunjukan presentase minat baca yang rendah di masyarakatnya. Fenomena . Perpustakaan Jalanan muncul sebagai sebuah pembaruan dalam dunia perpustakaan, mereka memiliki visi dan misi dimana ingin menyediakan lapak baca buku gratis bagi masyarakat. Selain itu mereka juga ingin menghapus mengenai stigma negatif pada perpustakaan yang terkenal akan aturan – aturannya. Mereka pun memiliki tujuan untuk menumbuhkan kembali modal budaya membaca di masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta agar budaya membaca kembali tertanam pada kehidupan serta pikiran masyarakatnya. Penelitian ini menggunakan metode etnografi dan menggunakan metode purposive sampling dalam penentuan informannya, dengan melakukan wawancara mendalam terhadap tujuh informan yakni dua pegiat Perpustakaan Jalanan dan lima pemustaka. Dengan menggunakan konsep teori habitus dan arena produksi kultural yang digagas oleh Pierre Bourdieu. Penelitian ini menghasilkan tiga tipe pemustaka, yaitu Pemustaka Awam, Pemustaka Terkonstruksi dan Resistence Reader. Penelitian ini menemukan temuan baru yakni tidak hanya modal budaya saja tetapi juga meliputi modal sosial.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.IIP.95/18 Irh p
Uncontrolled Keywords: Budaya membaca, Daerah Istimewa Yogyakarta, Perpustakaan Jalanan, Pengembangan modal budaya.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Informasi dan Perpustakaan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Alvin Muhammad Irham, 071411631028UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorRahma Sugihartati, NIDN. 0001046501UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 23 Oct 2018 11:55
Last Modified: 23 Oct 2018 11:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75042
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item