PENGEMBANGAN MODEL STRUKTURAL NON PARAMETRIK DENGAN PENDEKATAN MULTIVARIATE ADAPTIVE REGRESSION SPLINE UNTUK PREDIKSI KEPADATAN JENTIK Aedes sp DI KOTA BANJARBARU

ISNAWATI, 101317087333 (2018) PENGEMBANGAN MODEL STRUKTURAL NON PARAMETRIK DENGAN PENDEKATAN MULTIVARIATE ADAPTIVE REGRESSION SPLINE UNTUK PREDIKSI KEPADATAN JENTIK Aedes sp DI KOTA BANJARBARU. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Dis.IK. 08-18 Isn p Abstrak.pdf

Download (76kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
Dis.IK. 08-18 Isn p.pdf
Restricted to Registered users only until 24 October 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pemodelan prediksi untuk variabel laten yang berhubungan demam berdarah selalu diasumsikan parametrik, padahal bentuk fungsinya tidak diketahui. Kondisi ini menjadikan kesimpulan yang diambil menjadi unbias, dikarenakan belum terpenuhinya syarat pemodelan struktural dan menjadi problem bagi estimator. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model struktural non parametrik score factor variabel laten dengan pendekatan multivariate adaptive regression spline (MARS) untuk prediksi kepadatan jentik Aedes sp diharapkan dapat meningkatkan akurasi. Metode penelitian yang digunakan observasional dilakukan pada musim hujan dan kemarau terhadap variabel laten kepadatan jentik, laten perilaku, breeding places/site, kondisi lingkungan, pelayanan kesehatan. Variabel laten akan ditaksir dengan score factor dalam MARS. Model struktural non parametrik kepadatan jentik musim hujan sebelum pengembangan adalah : Kepadatan Jentik = -0,169 Pelayanan kesehatan – 0,205 Perilaku– 0,324 Kondisi Lingkungan – 0,054 Breeding Places/site.dengan nilai R2 = 0,652 dan Q2 = 0,877. Sedangkan musim kemarau model struktural non parametrik sebelum pengembangan adalah : Kepadatan Jentik = -0,194 Pelayanan kesehatan –0,049 Perilaku –0,157 Kondisi Lingkungan –0,100 Breeding Places/site, dengan nilai R2 = 0,565 dan Q2= 0,808. Setelah pengembangan dengan pemodelan kepadatan jentik SEM non parametric MARS menggunakan score factor variabel laten maka model musim hujan terjadi peningkatan akurasi pada R2= 0,886, dan musim kemarau dengan R2= 0,688. Dan juga diperolehnya standarisasi masing-masing variabel laten melalui score factor pada variabel laten Pelayanan Kesehatan, Perilaku, Kondisi lingkungan, dan Breeding place/site. yang dinyatakan dalam knot. Disarankan kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mengatasi Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) menggunakan strategi dan upaya pemberantasan DBD yang ditekankan pada tindakan pencegahan melalui indikator kepadatan jentik Aedes sp dengan skala prioritas sesuai dengan region pada model SEM non parametrik MARS. Gunakan SEM non parametrik MARS untuk prediksi kepadatan jentik baik untuk musim hujan maupun musim kemarau.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK Dis.IK. 08-18 Isn p
Uncontrolled Keywords: Struktural non parametric model, MARS, kepadatan jentik
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Doktor Ilmu Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM
ISNAWATI, 101317087333UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSuharto, Prof., dr.,M.Sc., M. Pdk., DTM&H., Sp.PD., K-PTI, FINASIUNSPECIFIED
Thesis advisorArief Wibowo, Dr., dr., MSUNSPECIFIED
Thesis advisorBambangWidjanarko Otok, Dr., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 24 Oct 2018 08:13
Last Modified: 24 Oct 2018 08:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75066
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item