KONTRUKSI SOSIAL FUTSAL PEREMPUAN (Studi pada Pemain Futsal Pelajar Perempuan di Bojonegoro)

DWI PUJI LAKSONO, 071411431058 (2018) KONTRUKSI SOSIAL FUTSAL PEREMPUAN (Studi pada Pemain Futsal Pelajar Perempuan di Bojonegoro). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.S.58 18 Lak k.pdf

Download (166kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.S.58 18 Lak k.pdf
Restricted to Registered users only until 26 October 2021.

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.S.58 18 Lak k.pdf

Download (391kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Masyarakat umum acap kali masih memiliki penilaian bahwa perempuan tidak cocok untuk terjun pada dunia olahraga. Seperti halnya olahraga futsal yang dikatakan adalah olahraga laki-laki dan hanya cocok dimainkan oleh laki-laki. Namun seiring perkembangan zaman pada dunia olahraga, sudah banyak bermunculan atlit-atlit perempuan pada olahraga futsal terbukti dengan adanya timnas futsal putri yang dimiliki Indonesia dan liga profesional futsal yang sudah ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam bentuk wawancara mendalam guna untuk memperoleh data yang jelas mengenai fokus permasalahan tentang kontruksi sosial yang terjadi di kalangan pemain futsal perempuan pada olahraga futsal melalui proses dialektika eksternalisasi, objektifikasi, internalisasi serta bagaimana keluarga dan komunitas orang-orang terdekat pemain futsal memaknai perempuan yang bermain futsal dengan menggunakan teori kontruksi sosial Peter L. Berger. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemain futsal mengkontruksikan futsal sebagai olahraga yang menyenangkan karena perempuan merasakan kenyamaan saat bermain futsal. Pemain futsal perempuan merasa tidak adil apabila futsal hanya boleh dimainkan oleh laki-laki saja. Perempuan membuktikkan bahwasannya mereka juga mampu dan cocok bermain futsal dengan torehan prestasi yang dimiliki. Selain itu futsal bagi perempuan juga memiliki banyak manfaat kesehatan dan manfaat sosial. Seiring dengan perekmbangan zaman para keluarga dan komunitas orang-orang terdekat pemain futsal memaknai futsal adalah hal yang wajar karena sudah tidak ada lagi batasan antara laki-laki dan perempuan pada dunia olahraga. Selain itu keluarga dan komunitas orangorang terdekat memberikan dukungan kepada perempuan yang menjadi pemain futsal. Dukungan yang diberikan berupa suntikan semangat dan motivasi. Tidak hanya itu saja keluarga dan komunitas orang-orang terdekat pemain futsal perempuan juga memberikan apresiasi kepada pemain futsal dengan memfasilitasi pemain futsal demi mengembangkan bakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.S.58/18 Lak k
Uncontrolled Keywords: Futsal, Kontruksi Sosial, Perempuan.
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ799.5-799.9 Young men and women
T Technology > TH Building construction > TH1-9745 Building construction
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
DWI PUJI LAKSONO, 071411431058UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEmy Susanti, Prof., Dr., Dra., MA.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 26 Oct 2018 09:52
Last Modified: 26 Oct 2018 09:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75138
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item