MAKNA JILBAB SEBAGAI SIMBOL KEISLAMAN (STUDI TENTANG PERUBAHAN PERILAKU MAHASIWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA SETELAH MENGGUNKAN JILBAB)

SOFIRA DAMAYANTI, 071411431032 (2018) MAKNA JILBAB SEBAGAI SIMBOL KEISLAMAN (STUDI TENTANG PERUBAHAN PERILAKU MAHASIWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA SETELAH MENGGUNKAN JILBAB). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.S.60 18 Dam m.pdf

Download (475kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.S.60 18 Dam m.pdf
Restricted to Registered users only until 26 October 2021.

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.S.60 18 Dam m.pdf

Download (124kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Jilbab kini sudah banyak di gunakan oleh banyak kalangan mulai dari anak kecil hingga orang tua. Hal ini terjadi karena kini sudah tidak ada yang menghalangi untuk para wanita menggunakan jilbab, tentu juga didukung dengan perkembangan fashion jilbab yang sangat modern saat ini membuat banyak orang khususnya wanita semakin tertarik untuk menggunakan jilbab karena banyaknya model dan motif jilbab, sehingga wanita muslim tidak bosan dengan model-model jilbab yang stagnan. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti hal yang melatar belakangi mahasiswa yang menggunakan jilbab, dan bagaimana mahasiswa tersebut memaknai jilbab sebagai simbol keislaman, serta perubahan-perubahan perilaku yang dialamai mahasiswa setelah menggunakan jilbab, dengan didukung teori Interaksionalisme Simbolik dari George Herbert Mead dan juga didukung oleh teori Veretehen dari Max Weber Hasil penelitian yang didapatkan bahwa perubahan prilaku juga berpengaruh dengan faktor pendorong mahasiswa untuk menggunkan jilbab, seperti mahasiswa yang berjilbab karena pacarnya mengalami perubahan prilaku, yang dulunya sebelum menggunakan jilbab jarang sholat setelah berjilbab jadi rajin sholat, bahkan memutuskan untuk bersungguh-sungguh hijrah berjilbab sekalipun sudah putus dengan pacarnya perubahan itu membawa kebaikan ketika mendapat dukungan pula dari diri sendiri dan keluarga khususnya orangtua, ketika mahasiswa berjilbab karena pacar dan ketika putus dengan pacarnya penggunaan jilbabnya pun ikut putus karena kurangnya kepercayaan diri pada diri sendiri dan kurangan dukungan dari lingkungan sekitarnya. Berbeda dengan mahasiswa yang berjilbab dorongan dari orangtua dan teman membawa perubahan baik seperti perubahan kedewasaan mahasiswa dan ketaatnya dalam hal sholat lima waktu, sholat sunnah, mengurangi pulang malam, dan lebih santun dalam bertutur kata. Tidak semua penggunaan jilbab membawa perubahan baik jika yang menggunakannya hanya sebatas memenuhi perintah dari orantuanya atau faktor pendorong lainnya, karena akan menimbulkan tekanan tersendiri bagi pengguna.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.S.60/18 Dam m
Uncontrolled Keywords: jilbab, simbol, makna
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion > BL458 Women in Comparative Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion > BL51-65 Religion in Relation to Special Subjects
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SOFIRA DAMAYANTI, 071411431032UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorUdji Asiyah, Dra., MSi.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 26 Oct 2018 10:08
Last Modified: 26 Oct 2018 10:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75144
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item