PERBEDAAN ANGKA KECELAKAAN KERJA SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN 5R (RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN)DI PT. X

YASINTA RAHARJAYANTI, 101411131152 (2018) PERBEDAAN ANGKA KECELAKAAN KERJA SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN 5R (RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN)DI PT. X. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM 244 - 18 Rah p-Abstract.pdf

Download (99kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM 244 - 18 Rah p.pdf
Restricted to Registered users only until 26 October 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) merupakan ilmu manajemen produksi yang di adopsi dari negara Jepang dan di Indonesia dikenal dengan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Penerapan 5R di perusahaan merupakan suatu metode yang efektif untuk mengurangi biaya produksi, efisiensi waktu dan mengurangi kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perbedaan angka kecelakaan kerja sebelum dan sesudah penerapan 5R menggunakan indikator kecelakaan kerja. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan pendekatan tudi cross sectional. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data primer dan data sekunder. Data primer didapat dari wawancara dan observasi untuk mendapatkan informasi terkait bagaimana penerapan 5R di perusahaan tersebut. Data sekunder didapatkan dari data perusahaan mengenai gambaran umum perusahaan, data tenaga kerja di perusahaan dan angka kecelakaan kerja dari tahun 2013-2017. Variabel yang diteliti adalah kebijakan 5R di perusahaan, penilaian penerapan 5R di perusahaan dan angka kecelakaan kerja dengan Frequency Rate, Severity Rate, Incident Rate dan Safe T-Score sebagai indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan 5R di perusahaan sudah terlaksana dengan baik. Hasil penilaian penerapan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin yang tertinggi di PT. X ialah bagian Workshop Bubut dan Propulsi dan masuk kategori sangat baik. Hasil perhitungan statistik kecelakaan kerja didapatkan nilai frequency rate dan incident rate yang menurun setiap tahunnya. Berdasarkan perhitungan safe t-score, setiap tahun ada perubahan yang membaik. Sedangkan semua nilai severity rate setiap tahun ialah 0 (nol) dan tidak ada perubahan apapun setiap tahunnya. Kesimpulan yang dapat ditarik ialah ada perbedaan angka kecelakaan kerja sebelum dan sesudah penerapan 5R di Perusahaan. Saran yang dapat diberikan ialah pengawasan penerapan 5R yang lebih ketat, melakukan penjadwalan untuk sosialisasi 5R secara rutin, dan melengkapi pelaporan kecelakaan kerja sesuai dengan peraturan yang ada

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 244/ 18 Rah p
Uncontrolled Keywords: Implementation of 5R, The number of Work Accident, The Indicators of Work Accident
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T55-T55.3 Industrial safety. Industrial accident prevention
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
YASINTA RAHARJAYANTI, 101411131152UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMulyono, S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 26 Oct 2018 14:24
Last Modified: 26 Oct 2018 14:24
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75163
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item