PREDIKTOR SURVIVAL TIGA BULAN PASIEN KARSINOMA HEPATOSELULER YANG MENJALANI TRANSARTERIAL CHEMOEMBOLIZATION KONVENSIONAL Penelitian Analisis Survival Di RSUD Dr. Soetomo Surabaya

ANNISA ZAHRA MUFIDA, 011318026313 (2018) PREDIKTOR SURVIVAL TIGA BULAN PASIEN KARSINOMA HEPATOSELULER YANG MENJALANI TRANSARTERIAL CHEMOEMBOLIZATION KONVENSIONAL Penelitian Analisis Survival Di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
PPDS.IPD. 13-18 Muf p Abstrak.pdf

Download (129kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
PPDS.IPD. 13-18 Muf p.pdf
Restricted to Registered users only until 31 October 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Transarterial chemoembolization (TACE) merupakan terapi paliatif yang direkomendasikan pada karsinoma hepatoseluler (KHS) stadium BCLC B. Evaluasi survival tiga bulan pasien KHS post TACE konvensional penting untuk menentukan keputusan tindakan selanjutnya, yakni re-TACE atau pilihan terapi lain. Tujuan : Menentukan faktor-faktor prediktor survival tiga bulan KHS yang menjalani TACE di RSUD Dr.Soetomo Surabaya. Material & metode : Jenis rancangan penelitian ini adalah analisis survival yang melibatkan 110 sampel. Subjek penelitian adalah semua pasien KHS BCLC stadium B menurut AASLD yang menjalani TACE konvensional pada periode waktu 1 Januari 2013 hungga 31 Desember 2016 di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Variabel bebas penelitian adalah infeksi virus hepatitis B, usia ≥60 tahun, ukuran tumor ≥5 cm, child-pugh B dan kadar alpha fetoprotein (AFP) ≥400 ng/dL; variabel tergantung penelitian adalah survival tiga bulan. Metode penelitian untuk mencari prediktor menggunakan analisis multivariabel cox regression. Analisis survival menggunakan kurva Kaplan-meier. Hasil : Dari 110 subjek penelitian, didapatkan rerata usia adalah 52,15 tahun. Sebagian kasus dilatarbelakangi oleh infeksi hepatitis B yakni sebesar 64,5%. Hampir keseluruhan (98,1%) memiliki ukuran tumor ≥5 cm. Kategori child A dan child B adalah sama. Kadar AFP pada kelompok hidup nilai median lebih baik dibanding kelompok meninggal yakni 343 ng/mL dan 1.010 ng/mL. Pada akhir masa pengamatan jumlah subjek penelitian yang hidup yakni 61,8% (68 dari 110 subjek penelitian). Dari analisis multivariabel, kadar AFP ≥400 ng/mL secara statistika signifikan memprediksi survival tiga bulan KHS paska TACE dengan HR 6,770; p=0,004 (95% CI 1,861-24,623). Kesimpulan : Kadar AFP ≥400 ng/mL dapat digunakan sebagai prediktor survival 3 bulan karsinoma hepatoseluler yang menjalani TACE konvensional.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IPD. 13-18 Muf p
Uncontrolled Keywords: Karsinoma hepatoseluler, transarterial chemoembolization, survival
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam
Creators:
CreatorsEmail
ANNISA ZAHRA MUFIDA, 011318026313UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPoernomo Boedi Setiawan, dr., Sp.PD, KGEHUNSPECIFIED
ContributorHery Purbayu, dr., Sp.PD, KGEHUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 31 Oct 2018 14:23
Last Modified: 31 Oct 2018 14:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75220
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item