CAPITAL EXPENDITURE NET LIQUIDITY BALANCE DAN KEBUTUHAN MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA

MARSIANA WIJAYANTI, 040630853 (2010) CAPITAL EXPENDITURE NET LIQUIDITY BALANCE DAN KEBUTUHAN MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-wijayantim-15797-kkbkkb-a.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-wijayantim-16009-kkbkkb-c.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Persaingan bisnis di era perdagangan bebas menunjukkan perkembangan yang pesat. Perusahaan harus terus meluncurkan inovasi produk agar mampu bersaing dan mengembangkan bisnisnya. Investasi dilakukan untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan, baik itu investasi jangka pendek maupun jangka panjang. Pada tahun 2005 sampai 2008, rata-rata modal kerja kotor perusahaan manufaktur di Indonesia berkisar antara 53% sampai 58% dari total aktivanya. Rata-rata capital expenditure perusahaan sangat fluktuatif berkisar antara 5% sampai 6% dari total aktiva yang memiliki pola berbanding dengan rata-rata modal kerja bersihnya. Investasi aktiva tetap yang diambil bersifat jangka panjang dan membutuhkan dana yang besar, diharapkan tidak mengganggu kebijakan modal kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh capital expenditure terhadap net liquidity balance yang merupakan modal kerja dalam kelompok pembiayaan dan working capital requirement merupakan modal kerja yang berkaitan dengan operasional perusahan. Operating expenditure, finance expenditure, operating cashflow dan sales growth sebagai variabel kontrol. Penelitian dilakukan terhadap 98 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2005 sampai dengan 2008. Teknik analisis yangdigunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan prosedur penentuan sampel menggunakan metode puposive sampling Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital expenditure memberikan pengaruh negatif signifikan terhadap net liquidity balance serta memberikan pengaruh positif signifikan terhadap working capital requirement. Variabel kontrol operating expenditure dan sales growth berpengaruh positif signifikan terhadap Net liquidity balance. Financial expenditure memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap net liquidity balance sedangkan Operating cashflow tidak berpengaruh signifikan terhadap net liquidity balance. Operating expenditure, operating cashflow dan sales growth memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Working capital requirement sedangkan finance expenditure tidak berpengaruh signifikan terhadap working capital requirement. Seluruh variabel mampu menjelaskan variabilitas net liquidity balance sebesar 34,2% dan 79% dapat menjelaskan variabilitas working capital requirement, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK B 444/10 Wij c
Uncontrolled Keywords: CAPITAL APRECIATION
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD9720-9975 Manufacturing industries
H Social Sciences > HG Finance > HG4501-6051 Investment, capital formation, speculation > HG4551-4598 Stock exchanges
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
MARSIANA WIJAYANTI, 040630853UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorI. MADE SUDANA, Drs. Ec., MS.UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 15 Jul 2011 12:00
Last Modified: 10 Oct 2016 07:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/7523
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item