HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS KEBISINGAN DENGAN NILAI AMBANG DENGAR (NAD) DAN TEKANAN DARAH PADA OPERATOR LAPANGAN AREA COMPRESSOR HOUSE PT X

YUHANNA DUHANITA FIRDAUSIANA, 101411131108 (2018) HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS KEBISINGAN DENGAN NILAI AMBANG DENGAR (NAD) DAN TEKANAN DARAH PADA OPERATOR LAPANGAN AREA COMPRESSOR HOUSE PT X. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM.277-18 Fir h ABSTRAK.pdf

Download (30kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM.277-18 Fir h SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 19 November 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Lingkungan industri tidak dapat terlepas dari bahaya fisik yaitu kebisingan.Aktifitas produksi menciptakan dan menambah keparahan tingkat kebisingan di tempat kerja.Pekerja yang terpapar kebisingan dapat terkena dampak auditori dan dampak non auditori. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara intensitas kebisingan dengan nilai ambang dengar dan tekanan darah pada operator lapangan area compressor house PT X. Penelitian ini merupakan penelitian observasionalanalitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian sebesar 32 yang ditentukan dan diambil dengan menggunakan metode simple random sampling dengan cara undian. Data diperoleh dari hasil kuesioner, observasi lapangan dan wawancara. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji paired t-test dan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara intensitas kebisingan dengan NAD telinga kanan (p=0,009), tekanan darah sistole (p=0,036), tekanan darah diastole (p=0,026), namun tidak ada hubungan dengan NAD telinga kiri (p=0,085). Usia tidak ada hubungan dengan NAD telinga kanan (p=0,161), NAD telinga kiri (p=0,169), tekanan darah sistole (p=0,685) dan tekanan darah diastole (p=0,579). Masa kerja tidak ada hubungan dengan NAD telinga kanan (p=0,360), NAD telinga kiri (0,173), tekanan darah sistole (p=1) dan tekanan darah diastole (p=0,685). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya gangguan pendengaran telinga kanan, peningkatan tekanan darah sistole danpeningkatan tekanan darah diastolememiliki hubungan dengan intensitas kebisingan. Perlu dilakukan pembaharuan peta kebisingan, pengukuran kebisingan berkala, pengadaan APT dengan fasilitas radio, peningkatan pengawasan dan penerapan sanksi tegas, pengurangan kebisingan, pemeriksaan audiometri lanjutan dan pemeriksaan tekanan darah berkala.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.277/18 Fir h
Uncontrolled Keywords: noise intensity, hearing threshold value, blood pressure
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD194-195 Environmental effects of industries and plants
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
YUHANNA DUHANITA FIRDAUSIANA, 101411131108UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorY. Denny Ardyanto W., Dr., Ir., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 19 Nov 2018 14:01
Last Modified: 19 Nov 2018 14:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75645
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item