ANALISIS EFEK ENDOTOKSIN LIPOPOLISAKARIDA (LPS) DALAM DEBU KAYU TERHADAP PENINGKATAN SEL POLYMORPHONUCLEAR (PMN) PADA CAIRAN NASAL LAVAGE PEKERJA MEBEL KAYU

ALIFA JAIHAN MEIFIRA, 101411133024 (2018) ANALISIS EFEK ENDOTOKSIN LIPOPOLISAKARIDA (LPS) DALAM DEBU KAYU TERHADAP PENINGKATAN SEL POLYMORPHONUCLEAR (PMN) PADA CAIRAN NASAL LAVAGE PEKERJA MEBEL KAYU. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM.282-18 Mei a ABSTRAK.pdf

Download (114kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM.282-18 Mei a SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 21 November 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pajanan dari bahan yang bersifat kimia, biologi dan fisik pada udara di lingkungan kerja dapan menyebabkan penyakit yang akan di dahului oleh reaksi inflamasi. Beberapa penelitian menunjukan bahwa debu kayu merupakan polutan utama yang ditemukan pada lingkungan kerja industri kayu. Jika Endotoksin lipopolisakarda yang berada dalam debu kayu terhirup maka dapat menimbulkan terjadinya inflamasi dan mengaktifkan sel polymorhonuclear (PMN). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh endotoksin lipopolisakarida (LPS) pada debu kayu terhadap peningkatan sel polymorphonuclear (PMN) pada cairan nasal lavage pekerja mebel kayu. Pengukuran kadar debu personal, pengambilan cairan nasal lavage sebelum dan sesudah bekerja (cross-shift) dan pengisian kuesioner dengan metode wawancara dilakukan pada 10 pekerja sebagai sampel penelitian dengan metode simple random sampling. Kadar debu personal yang telah tersaring dalam filter akan di ukur kadar endotoksin lipopolisakarida nya dengan teknik sandwich ELISA dengan metode Limulus Amebocyte Lysat (LAL). Hasil dari pengukuran kadar debu personal di dapatkan rerata sebesar 15,45 mg/m3. Sedangkan untuk kadar endotoksin lipopolisakarida di dapatkan rerata sebesar 1096,68 EU/m3. Hasil uji Wilcoxon Signed Test menunjukan bahwa adanya perbedaaan signifikan antara jumlah sel polymorphonuclear (PMN) sebelum dan sesudah bekerja dengan p=0,41. Korelasi Spearman dilakukan untuk melihat hubungan antara kadar debu personal terhadap kadar endotoksin lipopolisakarida, di dapakan hasil sebesar p=0,631 yaitu tidak terdapat hubungan yang berarti. Korelasi Spearman menunjukan adanya hubungan antara karakteristik pekerja yang meliputi umur, masa kerja dan kebiasaan merokok (packyears) dengan peningkatan jumlah sel polymorphonuclear (PMN) sebelum dan sesudah bekerja dengan hasil untuk variabel umur (p=0,00), masa kerja (p=0,00) dan kebiasaan merokok (packyears) (p=0,00). Uji regresi logistik berganda dilakukan untuk melihat pengaruh antara endotoksin lipopolisakarida dan karakteristik pekerja terhadap peningkaan sel polymorphonuclear sebelum dan sesudah bekerja, di dapatkan hasil yaitu tidak terdapat pengaruh antara variabel-variabel tersebut dengan peningkatan sel polymorphonuclear. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang berarti antara jumlah sel polymorphonuclear sebelum dan sesudah bekerja. Terdapat hubungan yang berarti antara karakteristik pekerja yaitu umur, masa kerja, kebiasaan merokok dengan peningkatan polymorphonuclear.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.282/18 Mei a
Uncontrolled Keywords: Lipopolysaccharide, Nasal Lavage Fluid, Polymorphonuclear.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA639-642 Transmission of disease
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
ALIFA JAIHAN MEIFIRA, 101411133024UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSoedjajadi Keman, dr., M.S., Ph.D.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 21 Nov 2018 12:39
Last Modified: 21 Nov 2018 12:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75681
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item