PENGENDALIAN KUALITAS LAYANAN BONGKAR MUAT MENGGUNAKAN METODE DMAIC SIX SIGMA PADA PT. TERMINAL TELUK LAMONG

EGA SETIAWAN, 041311233280 (2018) PENGENDALIAN KUALITAS LAYANAN BONGKAR MUAT MENGGUNAKAN METODE DMAIC SIX SIGMA PADA PT. TERMINAL TELUK LAMONG. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (47kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
B 298-18 Set p.pdf
Restricted to Registered users only until 28 November 2021.

Download (882kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT.Terminal Teluk Lamong ialah perusahaan pelabuhan yang melayani jasa bongkat muat petikemas dan curah kering. Perusahaan tersebut berada di Jl. Raya Tambak Osowilangon KM 12 Surabaya. Dalam melaksanakan proses pelayanan bongkar muat di tuntut untuk efektif dan efisien serta memenuhi keinginan berserta kebutuhan pelanggan, sehingga kualitas layanan yang di berikan dapat dikatakan bagus. Teluk Lamong ialah pelabuhan pertama di Indonesia yang berstandart International, sehingga di haruskan layanan yang di berikan haruslah berstandar International pula, Teluk Lamong harus bisa bersejajar dengan pelabuhan pelabuhan besar di luar negeri seperti tetangga negara Singapore. Namun dalam setiap proses layanan yang di laksanakan pada aktifitas bongkar muat masih di dapatkan kegagalan berupa defect layanan, seihingga kepuasan dari pelanggan menurun. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui proses layanan bongkar muat, menemukan penyebab terjadinya defect serta memberikan usulan perbaikan proses layanan menggunakan metode DMAIC Six Sigma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan beberapa langkah pengumpulan data, baik primer maupun sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pada proses layanan bongkar muat yang di berikan terdapat tiga jenis defect yang menjadi CTQ kunci, yaitu arah pintu container yang di ambil tidak terbalik, tidak terkena permasalahan administrasi, dan tidak mengalami antrian yang lama. Kinerja PT. Terminal Teluk Lamong pada periode 28 Agustus-2 September 2017 memiliki nilai sigma 2,75 hingga 2,21. Berdasarkan diagram pareto diketahui penyebab defect yang paling dominan. Kemudian dengan menggunakan Cause and Effect Diagram dapat ditemukan faktor-faktor penyebab defect dan mencari prioritas alternatif perbaikan untuk mengurangi kegagalan proses dengan analisa FMEA (Failure Modes and Effect Analysis), maka setelah rencana perbaikan diterapkan pada proses layanan bongkar muat di harapkan dapat mencapai zero defect alias tidak ada kegagalan proses layanan yang di berikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B.298/18 Set p
Uncontrolled Keywords: Six Sigma, DMAIC, defect, nilai sigma, CTQ, Pareto Chart, Cause and Effect Diagram, FMEA
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
EGA SETIAWAN, 041311233280UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPuspandam Katias, Drs. ,. MM.UNSPECIFIED
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 29 Nov 2018 08:56
Last Modified: 29 Nov 2018 08:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75912
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item