IDENTIFIKASI GANGGUAN JARINGAN INTERNET MENGGUNAKAN METODE DMAIC-SIX SIGMA PADA PT MNC KABEL MEDIACOM SURABAYA

SYAIFUL BAHRI, NIM: 041211231269 (2018) IDENTIFIKASI GANGGUAN JARINGAN INTERNET MENGGUNAKAN METODE DMAIC-SIX SIGMA PADA PT MNC KABEL MEDIACOM SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
B 225_18 Bah i ABSTRAK.pdf

Download (108kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
B 225_18 Bah i.pdf
Restricted to Registered users only until 29 November 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT MNC Kabel Mediacom (MKM) adalah bagian dari Grup Global Mediacom (MNC Grup) yang merupakan grup perusahaan media terintegrasi terbesar di Asia Tenggara. Selain itu dengan kekuatan media dari MNC Grup, tentunya menjadi kemudahan tersendiri bagi MKM dalam menaikkan exposure merek produk perusahaan dengan kampanye melalui media secara terintegrasi. Sebagai perusahaan yang menyediakan layanan Quadruple Play pertama di Indonesia dengan teknologi Fiber To The Home (FTTH), MKM percaya bahwa masa depan layanan multimedia berbasis internet telah dimulai melalui produk Play Media. Pelaksanaan outsourcing pelayanan teknik pada distribusi jaringan bertujuan untuk meningkatkan kinerja SAIDI (System Average Interruption Duration Index) dalam hal percepatan waktu penanganan gangguan, kinerja SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) dalam hal memperkecil jumlah terjadinya gangguan, dan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP). Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan usulan perbaikan layanan gangguan distribusi jaringan pada PT MNC Kabel Mediacom menggunakan metode DMAIC Six Sigma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan beberapa langkah pengumpulan data, baik data primer maupun data sekunder. Proses penelitian ini dimulai dengan survei pendahuluan, studi kepustakaan, observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada proses distribusi jaringan terdapat empat jenis gangguan yang menjadi CTQ kunci, yaitu kabel bending, ONT bad, jaringan antar kota down dan Bandwith Full. Setelah itu peneliti mengukur defect dengan menggunakan DPMO dan six-sigma berdasarkan CTQ yang telah ditentukan, maka diperoleh DPMO selama satu tahun sebesar 7.405,122 dan kapabilitas sixsigma sebesar 3,94. Berdasarkan diagram pareto diketahui jenis gangguan yang paling dominan. Dengan menggunakan Cause and Effect Diagram dapat ditemukan faktor-faktor penyebab defect dan mencari prioritas alternatif perbaikan untuk mengurangi kegagalan proses, sehingga setelah rencana perbaikan diterapkan pada proses perbaikan layanan gangguan distribusi jaringan diharapkan dapat mencapai zero defect.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 225/18 Bah i
Uncontrolled Keywords: Six Sigma, defect, DMAIC, DPMO, nilai sigma, CTQ, Pareto Chart, Cause and Effect Diagram.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T58.6-58.62 Management information systems
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
SYAIFUL BAHRI, NIM: 041211231269UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ConsultantHermawanto, Drs., M.Sc., MBA.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 29 Nov 2018 11:20
Last Modified: 29 Nov 2018 11:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75941
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item