HUBUNGAN FAKTOR KARAKTERISTIK PEKERJA DAN FAKTOR LINGKUNGAN FISIK DENGAN KELELAHAN PADA PEKERJA DI BAGIAN HULL CONSTRUCTION UTARA PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA

AULIA NUR PRATIWI, 101411131064 (2018) HUBUNGAN FAKTOR KARAKTERISTIK PEKERJA DAN FAKTOR LINGKUNGAN FISIK DENGAN KELELAHAN PADA PEKERJA DI BAGIAN HULL CONSTRUCTION UTARA PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM 333 - 18 Pra h-Abstrak.pdf

Download (50kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM 333 - 18 Pra h.pdf
Restricted to Registered users only until 30 November 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Munculnya keluhan kelelahan pada pekerja dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti faktor karakteristik pekerja dan faktor lingkungan fisik.Lingkungan kerja dengan paparan kebisingan dan temperatur yang panas dapat menyebabkan timbulnya keluhan kelelahan yang dapat berdampak pada kinerja pekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara faktor karakteristik pekerja (usia, status gizi, dan masa kerja) dan faktor lingkungan fisik (temperatur dan kebisingan) dengan kelelahan pada pekerja di bagian hull construction utara PT. DOK dan Perkapalan Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah total populasi yaitu 32 orang. Data dikumpulkan dengancara melakukan wawancara dan pengukuran. Wawancara dilakukan untuk mendapat data karakteristik pekerja.Dilakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan status gizi pekerja.Temperatur di tempat kerja diukur menggunakan alat hygro-thermometer dan kebisingan diukur menggunakan alat sound level meter. Kelelahan pada pekerja diukur menggunakan alat reaction timer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (53,1%)pekerja tergolong kelompok usia >50 tahun, sebagian besar status gizi (65,6%)dalam kategori kelebihan berat badan tingkat ringan, dan sebagian besar (40,6%) memiliki masa kerja antara 21-30 tahun. Hasil pengukuran temperatur sebagian besar melebihi standar yang berlaku. Pengukuran intensitas kebisingan pada beberapa titik melebihi nilai ambang batas. Sebagian besar (46,9%) status kelelahan kerja yang dialami oleh pekerja adalah kelelahan kerja ringan. Penelitian ini menggunakan uji korelasi spearman dengan hasil menunjukkan bahwa usia (p=0,581), status gizi (p=0,517), masa kerja (p=0,555), dan temperatur (p=0,519) memiliki tingkat kekuatan hubungan yang sedang dengan kelelahan. Kebisingan(p=0,688)memiliki tingkat kekuatan hubungan yang kuat dengan kelelahan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor karakteristik pekerja (usia, status gizi, dan masa kerja) dan temperatur memiliki tingkat kekuatan hubungan yang sedang dengan kelelahan. Kebisingan memiliki tingkat kekuatan hubungan yang kuat dengan terjadinya kelelahan. PT. DOK dan Perkapalan Surabaya harus melakukan pengukuran kondisi lingkungan fisik di tempat kerja secara rutin dan berkala untuk mengontrol agar kondisi lingkungan fisik tetap berada pada batas aman dan kelelahan kerja dapat diminimalisir.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 333/ 18 Pra h
Uncontrolled Keywords: age, nutritional status, work periode, temperature, noise, work fatigue
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD7260-7780.8 Industrial hygiene. Industrial welfare
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AULIA NUR PRATIWI, 101411131064UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMulyono, S.KM.,M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 30 Nov 2018 10:40
Last Modified: 30 Nov 2018 10:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/75995
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item