PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA MENGGUNAKAN INTEGRASI BALANCED SCORECARD (BSC) DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA PT. ENERGI BERKAH MANDIRI

ALBINA DONNA SITA, NIM: 041411233044 (2018) PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA MENGGUNAKAN INTEGRASI BALANCED SCORECARD (BSC) DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA PT. ENERGI BERKAH MANDIRI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
B 229_18 Sit p ABSTRAK.pdf

Download (37kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
B 229_18 Sit p.pdf
Restricted to Registered users only until 30 November 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT. Energi Berkah Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa bengkel pemeliharaan dan perbaikan tabung LPG 3 kg. Perusahaan ini merupakan mitra kerja dari PT. Pertamina (Persero), sehingga memiliki aturan dan standar operasi tertentu dimana pelaksanaannya diawasi dan dikendalikan secara dinamis. Terhitung sampai bulan Maret 2018, 11 bulan berjalan, PP (Persentase Pekerjaan) perusahaan tergolong fluktuatif. Ada beberapa bulan perusahaan tidak mampu mencapai target yang ditetapkan. Dalam MoU, apabila perusahaan tidak mampu mencapai target yang ditetapkan sebagai konsekuensi Pertamina berhak mengurangi jatah PP atau mengalihkan cakupan pasar ke perusahaan lain. Oleh sebab itu, agar perusahaan mampu mencapai penambahan PP tiap bulannya atau minimal mampu mempertahankan, salah satu cara yang bisa ditempuh ialah dengan memahami kondisi kekinian perusahaan agar dapat merumuskan strategi yang tepat untuk mencapai tujuan Dikarenakan kondisi tersebut, perusahaan membutuhkan perumusan strategi untuk mengetahui langkah perbaikan yang tepat dalam perancangan sistem pengukuran kinerja. Salah satu metode pengukuran kinerja yang dapat digunakan adalah Balanced Scorecard (BSC). Beberapa peneliti (Banker, et al,. 2000; Kartalis, et al,. 2013; Alizade dan Talebbeydokhti, 2014) menggabungkan metode BSC dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk melengkapi tidak adanya pengukuran yang umum sebagai pembanding kinerja dalam BSC. Hasil penelitian menunjukan bahwa perancangan pengukuran kinerja dengan metode BSC menghasilkan 12 lag indicators dan 15 lead indicators. Dari hasil olah data menggunakan metode AHP dibantu dengan software Expert Choice diperoleh hasil perspektif proses bisnis internal memiliki hasil pembobotan tertinggi dengan nilai 0,330; sedangkan pembobotan tertinggi kedua adalah perspektif keuangan dengan nilai 0,288; pembobotan tertinggi ketiga adalah perspektif pelanggan dengan nilai 0,207, dan terakhir adalah perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dengan nilai bobot 0,175.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 229/18 Sit p
Uncontrolled Keywords: Pengukuran kinerja, Balanced Scorecard (BSC), Analytical Hierarchy Process (AHP)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
ALBINA DONNA SITA, NIM: 041411233044UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ConsultantBaling Kustriyono, Ir., MM.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 30 Nov 2018 10:58
Last Modified: 30 Nov 2018 10:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/76001
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item