GAMBARAN KASUS LEPTOSPIROSIS BERBASIS KONDISI LINGKUNGAN RUMAH, TOPOGRAFI, SERTA PERILAKU PENDERITA DI KABUPATEN GRESIK

HAJAR CAMELIA DEWI, 101411131032 (2018) GAMBARAN KASUS LEPTOSPIROSIS BERBASIS KONDISI LINGKUNGAN RUMAH, TOPOGRAFI, SERTA PERILAKU PENDERITA DI KABUPATEN GRESIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM.303-18 Dew g ABSTRAK.pdf

Download (59kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM.303-18 Dew g SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 30 November 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri patogen bernama Leptospira. Faktor iklim di Indonesia serta kondisi lingkungan buruk baik bagi kelangsungan hidup dan berkembangbiaknya bakteri Leptospira. Penularan leptospirosis pada manusia ditularkan oleh hewan yang terinfeksi kuman Leptospira yang masuk melalui membran mukosa. Kabupaten Gresik merupakan salah satu daerah endemis leptospirosis dengan persebaran penyakit yang hampir merata di setiap kecamatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kondisi lingkungan rumah, kondisi topografi, serta perilaku dengan kejadian leptospirosis pada masyarakat di Kabupaten Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain studi case control. Jumlah sampel 14 kasus dan 14 kontrol. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square dengan α=0,05 dan perhitungan Odds Ratio (OR) dengan taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara jenis pekerjaan (p = 0,058 dan OR = 4,5), keberadaan genangan air (p= 0,001 dan OR= 22), kondisi selokan (p=0,053 dan OR= 0,205), kondisi tempat sampah (p=0,023 dan OR= 0,160), penggunaan alas kaki dan sarung tangan (p=0,004), merawat luka (p=0,002 dan OR= 0,067), dan mencuci kaki dan tangan dengan sabun (p=0,000 dan OR= 0,031) dengan kejadian leptospirosis. Hasil penangkapan tikus dari 28 perangkap yang dipasang didapatkan 9 tikus yang terperangkap dengan jenis jenis tikus terbanyak yang ditangkap adalah tikus semak (Rattus tiomanicus) dimana Tikus semak menjadi salah satu reservoir penyakit leptospirosis. Kesimpulan pada penelitian ini adalah mayoritas penderita memiliki pekerjaan berisiko dengan kondisi lingkungan rumah yang buruk dan memiliki perilaku yang tidak sehat. Masyarakat perlu menjaga kondisi lingkungan rumah dan memperhatikan sanitasi lingkungan rumah agar terhindar dari penyakit leptospirosis. Serta selalu memperhatikan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat kapanpun dan dimanapun berada

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.303/18 Dev g
Uncontrolled Keywords: leptospirosis, topography, environmental condition, behaviour.
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
HAJAR CAMELIA DEWI, 101411131032UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRirih Yudhastuti, Dr., drh., M.Sc.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 30 Nov 2018 11:29
Last Modified: 30 Nov 2018 11:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/76013
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item