PENINGKATAN KUALITAS RODUKSI KACA LEMBARAN DENGAN PENGURANGAN DEFECT MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIX SIGMA PADA PT. ASAHIMAS FLAT GLASS Tbk.

ANITA SILVIA PRASTYAWATI, 040214391 (2006) PENINGKATAN KUALITAS RODUKSI KACA LEMBARAN DENGAN PENGURANGAN DEFECT MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIX SIGMA PADA PT. ASAHIMAS FLAT GLASS Tbk. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-prastyawat-939-a5606-k.pdf

Download (248kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
7615.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT. Asahimas Flat Glass Tbk adalah perusahaan produsen dan supplier kaca lembaran di Indonesia dan dalam skala dunia yang berada di Ds. Tanjungsari, Kec. Taman, Kab. Sidoarjo. Kualitas merupakan prioritas utama yang harus selalu ditingkatkan oleh perusahaan, karena perusahaan-perusahaan pelanggan mempunyai spesifikasi produk yang sangat ketat, demikian pula dengan pelanggan akhir yang lain. Masalah kualitas berkaitan erat dengan variasi proses dan defect. Kualitas kaca dilihat dari jumlah defect dan variasi proses yang kecil. Six Sigma merupakan suatu sistem yang komprehensif dan fleksibel untuk mencapai dan memaksimalkan proses usaha yang berfokus pada pemahaman akan kebutuhan pelanggan menuju tingkat kegagalan nol (zero defect). Dalam penelitian ini, peningkatan kualitas produksi kaca lembaraan diimplementasikan dalam rerangka Six Sigma DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control) sebagai usaha untuk mengurangi defect pada kaca. Dari hasil penelitian, kapabilitas proses untuk data variabel Panjang (SP) dan Lebar(CR) >1, yang berarti proses perusahaan dianggap capable (memenuhi spesifikasi), kapabilitas proses untuk data variabel Tebal (Max 1) dan Tebal (Min 1) <1, berarti belum sepenuhnya atau proses belum mampu memenuhi spesifikasi yang ditetapkan secara keseluruhan. Tingkat kapabilitas sigma untuk masing masing data variabel adalah 6-sigma,. Sedangkan data atribut terbesar adalah defect bubble mempunyai nilai kapabilitas sigma 3,76 dengan nilai DPMO 12,019. Dapat diinterpretasikan, dari sejuta kesempatan yang ada akan terdapat 12,019 kemungkinan proses pembuatan kaca lembaran belum mampu menghasilkan produk kaca yang bebas cacat sesuai spesifikasi pelanggan. Langkah perbaikan : memperbaiki proses cutting dan melting, melakukan audit internal, serta kontrol terhadap semua tahap proses produksi. Dengan menerapkan quality improvement program diharapkan defect dapat berkurang sehingga nilai DPMO menurun dan kapabilitas sigma meningkat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK-2 KKB A.56/06 Pra p
Uncontrolled Keywords: QUALITY OF PRODUCTS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.28 Strategic planning
T Technology > TS Manufactures > TS156 Quality control and management
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
ANITA SILVIA PRASTYAWATI, 040214391UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHj. Hamidah, Dra., M.Si., AkUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 19 Apr 2006 12:00
Last Modified: 11 Jan 2019 08:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/7615
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item