PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN C-REACTIVE PROTEIN (CRP) ANTARA METODE PARTICLE ENHANCED TURBIDIMETRIC IMMUNOASSAY, REFLECTOMETRY-IMMUNOASSAY DAN SANDWICH IMMUNODETECTION PADA PASIEN SEPSIS

Devi Rahmadhona, NIM011428156301 (2018) PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN C-REACTIVE PROTEIN (CRP) ANTARA METODE PARTICLE ENHANCED TURBIDIMETRIC IMMUNOASSAY, REFLECTOMETRY-IMMUNOASSAY DAN SANDWICH IMMUNODETECTION PADA PASIEN SEPSIS. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
PPDS.PK. 16-18 Rah p Abstrak.pdf

Download (45kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
PPDS.PK. 16-18 Rah p.pdf
Restricted to Registered users only until 6 December 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan. Kondisi sepsis memiliki angka mortalitas yang sangat tinggi terutama pada negara berkembang. Quick Sequential Organ Failure Asssessment (qSOFA) adalah modifikasi dari skor SOFA yang menggantikan kriteria Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS) untuk diagnosis sepsis. C-reactive protein (CRP) adalah salah satu penanda untuk membantu diagnosis sepsis. Perbandingan hasil pengukuran CRP dengan alat otomatis (particle enhanced turbidimetric immunoassay (PETIA)), semi otomatis (sandwich immunodetection), dan point of care test (POCT) (reflectometry-immunoassay) belum ada. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil pemeriksaan dan menentukan nilai cut off CRP dengan ketiga metode tersebut pada pasien sepsis. Metode. Penelitian menggunakan sampel pasien sepsis yang dirawat instalasi rawat darurat, ruang observasi intensif, ruang perawatan intensif, ruang Intensive Care Unit (ICU) dan ruang perawatan penyakit dalam RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada bulan Mei-September 2018. Sebanyak 85 subjek penelitian diperiksa dan dikelompokan menjadi kelompok sepsis (n=56) dan kontrol sehat (n=29) berdasarkan kriteria qSOFA. Pemeriksaan CRP metode PETIA, sandwich immunodetection, dan reflectometryimmunoassay dilakukan pada semua subjek penelitian. Hasil. Terdapat perbedaan bermakna kadar CRP pada kelompok sepsis yang mengunakan metode PETIA dan Reflectometry immunoassay (p = 0,003). Tidak didapatkan perbedaan bermakna antara kadar CRP dengan metode PETIA dan Sandwich Immunodetection (p= 0,172) serta Reflectometry immunoassay dan Sandwich Immunodetection (p = 0,251). Simpulan. Pemeriksaan kadar CRP Metode reflectometry immnunoassay dan metode PETIA tidak dapat menggantikan satu sama lain. Pemilihan spesifikasi alat dan metode pemeriksaan CRP disesuaikan dengan kebutuhan serta fasilitas laboratorium.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.PK. 16-18 Rah p
Uncontrolled Keywords: Sepsis, CRP, PETIA, sandwich immunodetection, reflectometryimmunoassay
Subjects: R Medicine > RB Pathology > RB37-56.5 Clinical pathology. Laboratory technique
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Patologi Klinik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Devi Rahmadhona, NIM011428156301NIM011428156301
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAryati, Prof. Dr., dr., MS, Sp.PK (K)UNSPECIFIED
ContributorHardiono, Dr., dr., Sp.An. KIC., KAKVUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 06 Dec 2018 09:03
Last Modified: 06 Dec 2018 09:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/76203
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item